Viral! Pemkab Sitaro Gerak Cepat Usulkan Bantuan Rumah Banjir Bandang

Cepat Usulkan Bantuan Rumah Banjir Bandang Cepat Usulkan Bantuan Rumah Banjir Bandang
Bagikan

Viral! Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro) bergerak cepat mengusulkan bantuan rumah bagi warga terdampak banjir bandang.

Cepat Usulkan Bantuan Rumah Banjir Bandang

BPBD Sitaro telah mendata kerusakan di sejumlah kampung dan kelurahan untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Langkah ini menjadi upaya pemerintah daerah mempercepat pemulihan hunian warga yang kehilangan tempat tinggal serta membantu masyarakat bangkit setelah bencana melanda wilayah tersebut.

Simak informasi terbaru dan terviral tentang bencana alam yang terjadi yang akan kita bahas hanya ada di NASIB RAKYAT.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVELIVE STREAMING WORLD CUP

Pengajuan Bantuan Rumah Korban Bencana

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, mulai mengusulkan bantuan perumahan bagi warga yang terdampak banjir bandang yang terjadi pada 5 Januari 2026. Langkah ini diambil sebagai bentuk respons pemerintah daerah terhadap kerusakan rumah warga akibat bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Siau.

Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sitaro, Sonny Belseran, menjelaskan bahwa saat ini pemerintah masih dalam tahap pengusulan bantuan kepada pihak terkait. Proses ini dilakukan setelah tim BPBD melakukan pendataan kerusakan rumah warga yang terdampak bencana.

Menurut Sonny, pendataan kerusakan rumah dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan warga yang benar-benar terdampak dapat menerima bantuan secara tepat sasaran. Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat proses pemulihan pascabencana.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

Ayo Nikmati Keseruan Nonton Bola, Akses Tanpa Batas, dengan cara LIVE STREAMING GRATIS aplikasi Shotsgoal. Segera download!

aplikasi nonton bola shotsgoal apk

Data Kerusakan Rumah Warga

Berdasarkan data BPBD hingga 12 Januari 2026, kerusakan rumah warga tersebar di beberapa wilayah di Kecamatan Siau Barat Selatan. Wilayah tersebut meliputi Kelurahan Paseng, Kampung Bumbiha, Kampung Peling, Kampung Laghaeng, serta Kampung Batusenggo.

Di Kelurahan Paseng, tercatat satu rumah hilang akibat banjir bandang dan dua rumah mengalami kerusakan kategori sedang. Sementara itu, di Kampung Bumbiha terdapat satu rumah yang hilang, dua rumah mengalami kerusakan berat, serta lima rumah mengalami kerusakan sedang.

Kondisi yang lebih parah terjadi di Kampung Peling. Di wilayah ini, empat rumah dilaporkan hilang, 14 rumah mengalami kerusakan berat, satu rumah rusak sedang, dan satu rumah mengalami kerusakan ringan.

Baca Juga: Bencana Angin Kencang di Pasuruan, 17 Bangunan Rusak, 25 Pohon Tumbang!

Kerusakan Parah di Kampung Laghaeng dan Batusenggo

Kerusakan Parah di Kampung Laghaeng dan Batusenggo

Selain wilayah tersebut, dampak banjir bandang juga dirasakan oleh warga Kampung Laghaeng. Data BPBD menunjukkan bahwa empat rumah hilang, delapan rumah rusak berat, empat rumah rusak sedang, serta dua rumah mengalami kerusakan ringan.

Sementara itu, Kampung Batusenggo menjadi salah satu wilayah yang mengalami kerusakan cukup signifikan. Enam rumah dilaporkan hilang akibat tersapu banjir bandang, sementara 11 rumah mengalami kerusakan berat dan lima rumah rusak sedang.

Selain itu, satu rumah lainnya di wilayah tersebut tercatat mengalami kerusakan ringan. Kondisi ini menunjukkan bahwa dampak banjir bandang tidak hanya menghancurkan rumah warga, tetapi juga mengganggu kehidupan masyarakat di daerah terdampak.

Total Kerusakan Akibat Banjir Bandang

Secara keseluruhan, BPBD Sitaro mencatat total 16 rumah hilang akibat banjir bandang. Selain itu, sebanyak 35 rumah mengalami kerusakan berat, 17 rumah rusak sedang, serta empat rumah mengalami kerusakan ringan.

Sonny Belseran menjelaskan bahwa data tersebut menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam mengusulkan bantuan perumahan bagi warga terdampak. Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk kembali memiliki tempat tinggal yang layak.

Banjir bandang yang terjadi pada 5 Januari 2026 dipicu oleh hujan deras yang mengguyur Pulau Siau dalam waktu cukup lama. Curah hujan tinggi menyebabkan meluapnya aliran air di sejumlah wilayah yang tersebar di Kecamatan Siau Barat Selatan, Kecamatan Siau Barat, Kecamatan Siau Timur, dan Kecamatan Siau Timur Selatan.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari manado.antaranews.com
  • Gambar Kedua dari jakartaterkini.id