Banjir besar merendam sejumlah wilayah di Makassar, memaksa 878 warga dari 239 kepala keluarga mengungsi di 15 titik pengungsian yang tersebar.
BPBD bergerak cepat melakukan pendataan, evakuasi, dan penyaluran bantuan logistik bagi korban terdampak. Pemerintah setempat terus berkoordinasi memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi.
Simak informasi terbaru dan terviral tentang bencana alam yang terjadi yang akan kita bahas hanya ada di NASIB RAKYAT.
Ayo bergabung di chanel whatsapp Nasibrakyat, dapatkan informasi terkini lebih cepat
Jumlah Korban Terdampak Banjir di Makassar Naik Jadi 878 Orang
Banjir yang melanda Makassar, Sulawesi Selatan, menyebabkan jumlah pengungsi terus bertambah. Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, total pengungsi kini mencapai 878 jiwa yang tersebar di dua kecamatan. Penambahan jumlah ini merupakan hasil pendataan terbaru di lapangan.
Kepala BPBD Kota Makassar, Fadli Tahar, menyampaikan bahwa ratusan warga tersebut berasal dari 239 kepala keluarga. Mereka saat ini masih bertahan di sejumlah titik pengungsian yang telah disiapkan pemerintah setempat. Proses pendataan dilakukan secara cepat melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Makassar.
“Berdasarkan hasil kaji cepat Tim TRC BPBD Kota Makassar, jumlah pengungsi tersebar di dua kecamatan dan empat kelurahan dengan total 15 titik pengungsian,” ujar Fadli Tahar di Makassar, Kamis, 26 Februari 2026. Data ini menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyalurkan bantuan dan dukungan logistik.
Titik-Titik Pengungsian di Biringkanaya
Di Kecamatan Biringkanaya, pengungsi tersebar di beberapa titik, khususnya di Kelurahan Katimbang dan Paccerakkang. Salah satu lokasi dengan jumlah pengungsi terbesar berada di SD Paccerakkang, Kelurahan Katimbang, yang menampung 64 kepala keluarga atau 236 jiwa.
Sementara itu, di Kelurahan Paccerakkang, warga mengungsi di berbagai tempat ibadah dan fasilitas umum. Di Masjid Lailatul Qadar tercatat 5 kepala keluarga atau 21 jiwa, di salah satu rumah warga 4 kepala keluarga atau 11 jiwa, serta di rumah kos depan SMA 18 sebanyak 3 kepala keluarga atau 13 jiwa.
Selain itu, pengungsi juga berada di Masjid Nurul Hikmah Bukka Mata sebanyak 7 kepala keluarga atau 27 jiwa, Kantor Lurah Paccerakkang 3 kepala keluarga atau 6 jiwa, Masjid Ar Ra’mun 15 kepala keluarga atau 54 jiwa, Masjid Nurul Ikhlas Kodam III 30 kepala keluarga atau 87 jiwa, serta Masjid Al Ummah 8 kepala keluarga atau 38 jiwa.
Baca Juga: Bromo Lumpuh! Longsor Mengubur 7 Motor, Suasana Menjadi Chaos!
Titik Pengungsian Banjir di Manggala
Kecamatan Manggala juga menjadi wilayah terdampak dengan jumlah pengungsi yang cukup signifikan. Di Kelurahan Manggala, Masjid Al Muttaqin menampung 23 kepala keluarga atau 84 jiwa, sementara Masjid Jabal Nur menjadi lokasi pengungsian bagi 29 kepala keluarga atau 89 jiwa.
Selain itu, Posyandu Anyelir menampung 2 kepala keluarga atau 14 jiwa, Masjid Yuda Al Fatih dihuni 12 kepala keluarga atau 56 jiwa, serta Masjid Al Mukarramah menjadi tempat pengungsian bagi 17 kepala keluarga atau 62 jiwa. Fasilitas umum dan rumah ibadah menjadi pilihan utama karena dinilai cukup aman dan mudah dijangkau.
Di Kelurahan Batua, tepatnya di Masjid Al Kautsar, tercatat 17 kepala keluarga atau 80 jiwa masih bertahan di lokasi pengungsian. Kondisi ini menunjukkan bahwa dampak banjir masih cukup luas dan membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak.
BPBD Makassar Bergerak Cepat
Menanggapi kondisi tersebut, BPBD Kota Makassar telah mengerahkan tim untuk membantu para pengungsi di seluruh titik yang terdampak. Bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan dasar seperti logistik, makanan siap saji, serta pemantauan kondisi kesehatan warga.
Fadli Tahar menegaskan bahwa pihaknya terus melaporkan perkembangan situasi kepada Wali Kota Makassar. Koordinasi juga dilakukan bersama dinas terkait guna memastikan penanganan berjalan efektif dan kebutuhan warga terpenuhi secara optimal.
Selain itu, BPBD Makassar terus melakukan pemantauan dan pendataan berkala di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh pengungsi mendapatkan bantuan yang layak sekaligus menyusun langkah.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari jejakfakta.com
- Gambar Kedua dari metrotvnews.com