Banjir besar melanda Mojokerto setelah tanggul sungai jebol, merendam dua desa dan membuat warga panik menyelamatkan diri serta harta benda.
Bencana banjir dahsyat melanda Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, akibat jebolnya tanggul Sungai Sumber Kembar pada Minggu malam (15/3/2026). Dua desa, Jotangan dan Kedung Gempol, lumpuh total dengan 60 rumah terendam air setinggi 60-70 cm. Warga terjebak di rumah saat Ramadan, aktivitas puasa terganggu parah, BPBD darurat total.
Temukan rangkuman informasi menarik tentang rakyat lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di NASIB RAKYAT.
Jebolnya Tanggul Sumber Kembar
Tanggul di Dusun Tambakagung, Desa Kebondalem, jebol sepanjang 15 meter pukul 21.00 WIB akibat tekanan air luar biasa. Hujan intensitas tinggi 8 jam di hulu menyebabkan luapan deras tak terkendali dari pegunungan. Air langsung masuk Dusun Gembongan, Desa Jotangan, rendam 50 rumah warga dalam hitungan menit.
Kepala Dusun Gembongan Nurkholis bilang banjir datang kilat pukul 01.00 dini hari tanpa peringatan. “Luberan masuk kampung mendadak, jalan raya 70 cm, rumah 50-60 cm penuh lumpur,” ceritanya panik. Warga evakuasi motor saja, terpaksa bertahan di rumah kepung air bahaya.
Kabid Kedaruratan BPBD Mojokerto Abdul Khakim konfirmasi tanggul belum diperbaiki sejak lama. Debit air tinggi ancam banjir susulan jika hujan lagi malam ini. Tim siaga 24 jam pantau situasi kritis dengan alat komunikasi darurat.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!
Dampak di Dua Desa Terdampak
Dusun Gembongan, Desa Jotangan, jadi epicenter banjir terparah dan mengerikan. 50 rumah terendam, jalan desa putus total, listrik padam sejak malam hari. Ibu-ibu tak bisa masak sahur sama sekali, anak sekolah libur darurat mendadak.
Dusun Balongcangak, Desa Kedung Gempol, kena imbas 10 rumah dan 11 Ha sawah subur. Petani panik luar biasa, bibit padi rusak total, rugi Rp50 juta per hektar berat. Akses pasar terganggu parah, harga sembako naik 20% di warung lokal.
Total 60 KK terdampak langsung, 200 jiwa mengungsi sementara ke tempat aman. Masjid desa jadi posko pengungsian darurat penuh sesak. Warga saling bantu bambu rakit nyebrang banjir deras yang mengamuk.
Baca Juga: Terungkap! Kisah Sedih Tukang Bakso Garut Curi Kabel Untuk Lebaran
Upaya Penanganan Darurat
BPBD kerahkan 4 rubber boat besar dan 25 personel bantu evakuasi lansia rapuh. Logistik 500 paket sembako, selimut hangat, dan obat-obatan didistribusikan pagi ini cepat. Pompa air 6 inch disiapkan kuras genangan lumpur tebal.
Pemkab Mojokerto alokasi Rp500 juta dana darurat perbaiki tanggul sementara malam ini. Karung pasir 2.000 unit tiba siang hari, target tutup jebolan 24 jam ke depan. TNI dan Polri bantu evakuasi 50 motor terendam air kotor.
Dinas PU bangun tanggul darurat batu kali kokoh, target selesai Rabu pagi. Normalisasi sungai hulu jadi prioritas jangka panjang strategis. Gubernur Jatim instruksikan percepatan bantuan Rp2 miliar tambahan segera.
Ancaman Dan Harapan Warga
Kondisi tanggul rawan jebol lagi jika debit air naik 20% besok. Hujan ekstrem BMKG peringkat Orange ancam Jatim Timur 3 hari ke depan lagi. BPBD status Siaga Darurat level 2 aktif sepanjang minggu ini.
Warga minta normalisasi permanen Sungai Sumber Kembar segera tanpa tunda. “Sudah 3 tahun banjir tiap hujan deras, tanggul reyot semua tak kuat,” keluh Nurkholis putus asa. Petani harap bibit pengganti gratis dari dinas pertanian.
Pemkab janji bantuan logistik hingga Lebaran aman dan tenteram. Posko banjir buka 24 jam di balai desa terdekat. Target genangan surut 48 jam jika cuaca cerah besok pagi.
Dapatkan berita viral, trending, tentang rakyat paling menarik lainnya, eksklusif hanya di seputaran NASIB RAKYAT sumber informasi terkini yang selalu terupdate.
- Gambar Utama dari detik.com
- Gambar Kedua dari radarmojokerto.jawapos.com