Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal turun langsung meninjau dampak bencana akibat cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Sumbawa.
Peninjauan dilakukan di Desa Batu Bangka, Kecamatan Moyo Hilir, untuk melihat kerusakan jalan provinsi yang terdampak hujan lebat. Selain memastikan percepatan pemulihan infrastruktur, Pemerintah Provinsi NTB juga menyalurkan bantuan sosial dan program bedah rumah bagi warga terdampak sebagai bentuk kehadiran pemerintah.
Simak informasi terbaru dan terviral tentang bencana alam yang terjadi yang akan kita bahas hanya ada di NASIB RAKYAT.
Ayo bergabung di chanel whatsapp Nasibrakyat, dapatkan informasi terkini lebih cepat
Gubernur NTB Pantau Dampak Bencana di Sumbawa
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhammad Iqbal, turun langsung meninjau dampak bencana alam akibat cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Sumbawa. Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah provinsi terhadap kerusakan infrastruktur dan dampak sosial yang dirasakan masyarakat akibat tingginya curah hujan.
Lokasi peninjauan dipusatkan di Desa Batu Bangka, Kecamatan Moyo Hilir, tepatnya pada ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan cukup parah. Jalan tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan sejumlah wilayah dan menjadi urat nadi aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Peninjauan lapangan dilakukan pada Rabu (21/01/2026) dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Kehadiran langsung Gubernur NTB di lokasi bencana menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memastikan penanganan bencana berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Curah Hujan Tinggi Picu Kerusakan Jalan
Gubernur NTB yang akrab disapa Miq Iqbal menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pantauan di lapangan, kerusakan infrastruktur jalan teridentifikasi pada tiga segmen berbeda. Kerusakan tersebut cukup serius karena sebagian badan jalan tergerus aliran air yang muncul secara tiba-tiba akibat hujan dengan intensitas tinggi.
“Iya, hari ini kami mengunjungi dampak bencana yang mengakibatkan jalan provinsi di Kabupaten Sumbawa rusak,” ujar Iqbal di sela-sela peninjauan. Ia menambahkan bahwa terbentuknya aliran air baru menjadi penyebab utama tergerusnya badan jalan sehingga mengancam keselamatan pengguna jalan.
Selain faktor cuaca, kondisi ini juga diperparah oleh adanya alih fungsi lahan. Lahan yang sebelumnya berfungsi sebagai kawasan hutan kini berubah menjadi area pertanian jagung. Perubahan tersebut mengurangi daya serap tanah terhadap air hujan, sehingga limpasan air menjadi lebih besar dan mempercepat kerusakan infrastruktur.
Baca Juga: Aceh Kini Punya ‘Superhero’ 24 Jam, Layanan Darurat 112 Bebas Pulsa
Pemprov Bergerak Cepat Pulihkan Dampak Bencana
Pemerintah Provinsi NTB, lanjut Iqbal, terus berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana dapat terpenuhi. Tidak hanya fokus pada perbaikan infrastruktur, pemerintah juga memperhatikan aspek keselamatan, kenyamanan, dan keberlangsungan aktivitas masyarakat pascabencana.
“Kunjungan lapangan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota serta seluruh perangkat daerah terkait,” jelasnya. Hasil dari peninjauan ini akan menjadi dasar dalam menentukan langkah-langkah penanganan darurat dan rencana pemulihan jangka menengah maupun panjang.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur NTB didampingi oleh Bupati Sumbawa bersama jajaran, termasuk Kepala Dinas Sosial, Baznas, Dinas PUPR & PKP Provinsi NTB, relawan kebencanaan, serta berbagai stakeholder lainnya. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu mempercepat proses penanganan dampak bencana secara menyeluruh.
Pemprov Salurkan Bansos dan Bedah Rumah Warga
Selain meninjau kerusakan infrastruktur, kunjungan Gubernur NTB juga menyentuh langsung aspek sosial kemasyarakatan. Pemerintah ingin memastikan bahwa masyarakat yang terdampak bencana tidak hanya mendapat perhatian dalam bentuk perbaikan fisik, tetapi juga bantuan sosial yang nyata.
Di sela-sela kegiatan peninjauan, Miq Iqbal menyerahkan bantuan program bedah rumah kepada warga yang membutuhkan di Dusun Sengkal, Desa Batu Bangka. Bantuan ini diberikan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan atau tidak layak huni akibat bencana banjir dan cuaca ekstrem.
Penyerahan bantuan tersebut menjadi simbol kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan. Pemerintah Provinsi NTB menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat terdampak hingga kondisi kembali pulih, serta mendorong upaya pencegahan bencana.
Jangan lewatkan kabar terbaru dan paling ramai dibicarakan tentang penebangan hutan eksklusif di NASIB RAKYAT.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari regional.kompas.com
- Gambar Kedua dari antaranews.com