Puting beliung melanda Maros! Atap toko roti terbang, rumah dan masjid rusak, warga heboh menyaksikan kerusakan parah.
Warga Maros dikejutkan oleh puting beliung yang menghancurkan atap toko roti, rumah, dan bahkan masjid. Apa penyebabnya dan bagaimana dampaknya? Simak cerita lengkapnya berikut ini hanya di NASIB RAKYAT.
Ayo bergabung di chanel whatsapp Nasibrakyat, dapatkan informasi terkini lebih cepat
Heboh Di Maros, Puting Beliung Terjang Toko Roti
Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, diguncang oleh puting beliung yang tiba-tiba melanda kawasan Lingkungan Pute, Kelurahan Maccini Baji, Kecamatan Lau. Atap Toko Roti Maros Azzahra terangkat dan terbang hingga menimpa rumah warga serta masjid di seberang jalan.
Peristiwa terjadi pada Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 11.55 Wita, saat hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut. Warga pun dibuat panik karena kejadian berlangsung begitu cepat.
Kapolsek Lau AKP Syamsir membenarkan insiden ini. Ia menyebut angin puting beliung menyebabkan kerusakan signifikan pada atap toko, rumah warga, dan aula masjid, sehingga warga harus segera mengevakuasi diri dari lokasi terdampak.
Kerusakan Parah Pada Rumah Dan Masjid
Atap toko yang terbawa angin menimpa rumah warga dan aula masjid, menimbulkan kerusakan serius. Pihak toko berencana memberikan ganti rugi kepada warga dan pengelola masjid untuk menutupi biaya perbaikan.
Syamsir menambahkan bahwa nilai ganti rugi akan disepakati antara pemilik toko dan pihak yang terdampak. Kesepakatan ini diharapkan dapat menyelesaikan masalah secara adil tanpa menimbulkan konflik tambahan.
Selain kerusakan fisik, warga juga mengalami trauma akibat peristiwa ini. Banyak warga melaporkan rumah mereka retak di beberapa bagian dan masjid mengalami kerusakan pada atap aula, meski tidak menimbulkan korban jiwa serius.
Baca Juga: Siaga! Pemkab Buleleng Gelontorkan Rp 5,5 Miliar Untuk Antisipasi Bencana
Kronologi Kejadian Di Toko Roti
Pemilik toko, Rusman, menjelaskan bahwa kejadian berlangsung sebelum salat Jumat. Angin puting beliung berputar dengan sangat kencang dan langsung menerbangkan seluruh atap lantai 3 toko, yang juga berfungsi sebagai mes karyawan.
Atap bangunan terangkat hingga sejauh sekitar 30 meter, menimpa rumah warga dan masjid di seberang jalan. Meskipun durasinya singkat, dampaknya begitu parah karena kekuatan angin yang tiba-tiba meningkat.
Salah satu karyawan yang sedang bersiap pergi salat Jumat mengalami luka gores di dagu akibat terkena besi dari atap yang terbawa angin. Untungnya, luka tersebut tidak mengancam nyawa dan langsung mendapatkan pertolongan di tempat.
Respon Cepat Pihak Toko Dan Warga
Pihak toko segera menghubungi warga dan pengelola masjid untuk membicarakan ganti rugi. Langkah ini diterapkan agar korban dapat segera memperbaiki kerusakan dan situasi bisa kembali normal.
Warga menyambut baik itikad baik pemilik toko, meskipun kekhawatiran tetap ada karena kejadian terjadi secara mendadak. Banyak warga menekankan pentingnya keselamatan bangunan agar mampu menahan angin ekstrem di masa depan.
Kapolsek Syamsir menekankan bahwa peristiwa ini menjadi peringatan bagi seluruh masyarakat. Pihak kepolisian akan terus memantau lokasi terdampak dan memberikan arahan keselamatan untuk menghadapi cuaca ekstrem serupa.
Waspada Bencana Alam Di Maros
Kejadian ini menjadi bukti bahwa bencana alam seperti puting beliung bisa muncul tiba-tiba, bahkan di daerah yang tidak selalu rawan. Kewaspadaan warga menjadi hal penting untuk meminimalkan risiko.
Pemerintah daerah diharapkan melakukan pengecekan struktur bangunan, terutama toko, rumah, dan fasilitas umum, agar mampu menahan angin kencang. Mitigasi bencana dan kesiapsiagaan menjadi kunci keselamatan masyarakat.
Rusman mengimbau warga tetap tenang dan berhati-hati. Meskipun atap toko terbang, korban luka cukup ringan, dan respons cepat dari pihak toko serta warga membuat situasi segera terkendali, meski kerusakan tetap cukup signifikan.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari sulsel.inews.id