Lebaran Jadi Pilu! 46 RT di Jakarta Dilanda Banjir, Tinggalkan Derita!

Suasana Lebaran di Jakarta berubah pilu setelah banjir melanda puluhan RT Suasana Lebaran di Jakarta berubah pilu setelah banjir melanda puluhan RT
Bagikan

Suasana Lebaran di Jakarta berubah pilu setelah banjir melanda puluhan RT, meninggalkan kesedihan dan penderitaan bagi warga terdampak.

Suasana Lebaran di Jakarta berubah pilu setelah banjir melanda puluhan RT

Lebaran 2026 di Jakarta diwarnai banjir yang merendam permukiman pada hari pertama Idul Fitri 1447 H, Sabtu (21/3/2026). Hujan deras membuat kali meluap dan menggenangi rumah warga. BPBD DKI mencatat 46 RT terdampak, dengan sebagian warga mengungsi dan rumah terendam 30–80 cm.

Temukan rangkuman informasi menarik tentang rakyat lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di .

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Banjir Saat Hari Raya di Jakarta

Banjir terjadi di tengah suasana Lebaran saat warga bersilaturahmi dan merayakan hari kemenangan. Hujan deras di Jakarta menyebabkan genangan di Jakarta Timur, Barat, Selatan, dan Utara. BPBD DKI mencatat 46 RT terendam dengan ketinggian air bervariasi.

Beberapa kelurahan seperti Cilangkap, Munjul, dan Cibubur menjadi titik terparah akibat luapan kali. Air membawa sampah dan lumpur sehingga lingkungan kotor dan berisiko penyakit. Warga terpaksa menunda silaturahmi untuk menyelamatkan barang dari banjir.

Akses jalan di depan Pasar Cibubur dan beberapa ruas jalan lain sempat lumpuh karena air yang tinggi. Kendaraan roda dua dan mobil banyak yang mogok saat mencoba menerobos genangan, sehingga lalu lintas tersendat dan menambah kesulitan warga yang beraktivitas di hari pertama Lebaran.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Penurunan Luas Dan Surutnya Genangan

Seiring berjalannya waktu, kondisi banjir mulai membaik. BPBD DKI Jakarta mencatat bahwa pada Sabtu malam genangan mulai turun di sebagian wilayah, meski masih ada 46 RT yang terdampak. Ketinggian air yang sebelumnya mencapai sekitar 80 cm berangsur turun menjadi 30–50 cm, sehingga akses jalan mulai mengalir perlahan.

Di sejumlah kawasan, seperti Duri Kosambi di Jakarta Barat, genangan air berangsur surut sehingga warga dapat kembali masuk rumah dan membersihkan perabot yang terendam. Namun, di beberapa desa di Jakarta Timur, seperti Cilangkap, Munjul, dan Cibubur, air masih terbilang tinggi dan membutuhkan waktu lebih lama untuk surut sepenuhnya.

Pihak berwenang memanfaatkan pompa dan alat berat untuk membantu penyedotan air di beberapa titik. Penyurutan ini menjadi tanda bahwa sistem penanganan banjir mulai berjalan, tetapi tetap dibutuhkan pemantauan intensif agar genangan tidak kembali membesar jika hujan susulan terjadi.

Baca Juga: Tak Tinggal Diam, Polairud Polda Metro Bantu Warga, Bersihkan Lumpur Pasca Banjir

Dampak Pada Masyarakat Dan Aktivitas

 Dampak Pada Masyarakat Dan Aktivitas

Banjir hari pertama Lebaran memiliki dampak langsung pada ratusan keluarga. Sebanyak 201 kepala keluarga atau sekitar 696 jiwa terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Anak-anak dan lansia menjadi korban yang paling rentan, karena terpaksa meninggalkan rumah secara mendadak. Dan tidur di lokasi pengungsian yang terbatas fasilitasnya.

Rumah dan barang‑barang milik warga rusak akibat terendam air, menimbulkan kerugian material dan emosional bagi keluarga yang baru saja merayakan Idul Fitri. Aktivitas perekonomian di sekitar daerah terdampak, seperti pasar dan toko kecil, juga mengalami gangguan karena pembeli enggan datang saat jalan tergenang.

BPBD DKI Jakarta mengimbau warga tetap waspada, tidak berjalan di air yang gelap, dan melapor jika terjadi genangan yang mengancam keselamatan. Petugas juga mempercepat pembersihan lingkungan dan pemeriksaan kesehatan untuk mencegah penyebaran penyakit pasca‑banjir, seperti diare atau demam setelah terendam air kotor.

Respons Dan Langkah Lanjutan Pemerintah

Pemerintah DKI Jakarta melalui BPBD DKI Jakarta terus memantau kondisi banjir secara real time. Data terbaru menunjukkan bahwa 46 RT di Jakarta, terutama di Jakarta Timur, masih terendam dengan ketinggian air sekitar 30–80 cm. Tim gabungan dikerahkan untuk pemantauan, penyedotan air, dan evakuasi warga yang terjebak genangan.

Langkah pemeliharaan saluran air dan kali dilakukan secara intensif untuk mencegah penyumbatan lanjutan yang bisa memicu banjir. Pemerintah juga menegaskan pentingnya kerja sama masyarakat. Seperti tidak membuang sampah sembarangan ke sungai dan menjaga saluran drainase tetap bersih.

Dengan kondisi yang mulai surut, BPBD mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca dan potensi hujan susulan. Rehabilitasi infrastruktur dan peningkatan sistem drainase menjadi prioritas agar Lebaran tahun depan tidak lagi diwarnai kejadian banjir yang sama.

Dapatkan berita viral, trending, tentang rakyat paling menarik lainnya, eksklusif hanya di seputaran NASIB RAKYAT sumber informasi terkini yang selalu terupdate.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari megapolitan.kompas.com
  • Gambar Kedua dari samudrafakta.com