Sibolga kembali diterjang banjir akibat hujan deras dan pasang air laut, menggenangi permukiman di Kelurahan Aek Muara Pinang.
Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, turun langsung meninjau lokasi terdampak, didampingi BPBD dan perangkat terkait. Pemerintah segera menormalisasi saluran drainase dan mengimbau masyarakat aktif menjaga kebersihan lingkungan.
Temukan rangkuman informasi menarik tentang rakyat lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di NASIB RAKYAT.
Wali Kota Pantau Banjir Sibolga
Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, turun langsung meninjau sejumlah titik terdampak banjir di Kota Sibolga menyusul tingginya intensitas hujan sejak Sabtu malam (28/03/2026). Aksi ini dilakukan untuk memastikan kondisi riil di lapangan dan melihat dampak langsung terhadap masyarakat.
Salah satu lokasi yang menjadi fokus adalah Kelurahan Aek Muara Pinang, Kecamatan Sibolga Selatan, di mana genangan air telah masuk ke permukiman warga dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Warga setempat pun menyampaikan keluhan mereka secara langsung kepada Wali Kota.
Dalam peninjauan, Wali Kota didampingi Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Sibolga, Fadlan Siregar, perangkat daerah terkait, serta kepala lingkungan setempat. Dialog langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dari upaya pemerintah untuk memahami kebutuhan dan kondisi warga.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Penyebab Banjir dan Hambatan Aliran Air
Berdasarkan hasil peninjauan, banjir di Aek Muara Pinang disebabkan oleh kombinasi curah hujan tinggi dan pasang air laut yang bersamaan, sehingga mengakibatkan genangan di beberapa permukiman. Selain itu, ditemukan sejumlah saluran drainase tersumbat, bahkan ada yang tertutup bangunan warga.
Kondisi saluran yang terhambat ini memperparah genangan air dan memperlambat proses penurunan banjir. Warga juga mengeluhkan minimnya perawatan rutin terhadap parit dan saluran air di sekitar lingkungan mereka.
Pemerintah Kota menilai permasalahan ini harus segera ditangani agar dampak banjir tidak semakin meluas. Analisis lapangan menjadi dasar bagi penentuan langkah cepat dan tepat yang akan dilakukan pihak berwenang.
Baca Juga: Tangis Warga Pecah! Banjir Rusak Puluhan Rumah di Balantak Utara
Langkah Penanganan dan Normalisasi Drainase
Menanggapi kondisi tersebut, Wali Kota menegaskan komitmen pemerintah untuk segera melakukan penanganan. Salah satu langkah utama adalah normalisasi seluruh parit di kawasan terdampak agar aliran air kembali lancar dan genangan dapat diminimalkan.
“Seluruh parit akan kita normalisasi, dan tahun ini permasalahan luapan air di Aek Muara Pinang akan kita tuntaskan,” tegas Wali Kota saat meninjau lokasi. Selain itu, pemerintah juga berencana melakukan pemeliharaan berkala agar masalah serupa tidak kembali muncul.
Wali Kota menambahkan bahwa masyarakat juga diimbau aktif menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan tidak menutup atau menyumbat saluran drainase. Partisipasi warga menjadi salah satu kunci keberhasilan penanganan bencana.
Komitmen Pemkot Lindungi Masyarakat
Pemerintah Kota Sibolga menegaskan akan terus hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi kondisi darurat seperti banjir. Upaya ini dilakukan agar penanganan bencana berjalan cepat, tepat, dan efektif, serta memastikan keselamatan dan kenyamanan warga tetap terjaga.
BPBD dan perangkat daerah terkait telah disiagakan untuk memantau perkembangan cuaca dan melakukan koordinasi dengan masyarakat setempat. Hal ini termasuk persiapan peralatan darurat, evakuasi, dan pelayanan bantuan bagi warga terdampak.
Dengan langkah-langkah ini, pemerintah berharap masyarakat lebih tenang dan merasa terlindungi. Selain itu, partisipasi aktif warga dalam menjaga lingkungan diyakini dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mencegah banjir di masa mendatang.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari sibolgakota.go.id
- Gambar Kedua dari waspada.id