Tragedi Menjelang Buka Puasa! 3 Rumah di Ciamis Hancur Tertimpa Longsor!

Longsor hebat menghantam Perum Garden Permatasari di Ciamis Longsor hebat menghantam Perum Garden Permatasari di Ciamis
Bagikan

Longsor hebat menghantam Perum Garden Permatasari di Ciamis menjelang buka puasa, menghancurkan tiga rumah dan memaksa warga mengungsi.

Longsor hebat menghantam Perum Garden Permatasari di Ciamis

Sebuah longsor melanda Perum Garden Permatasari, Desa Kawalimukti, Kecamatan Kawali, Ciamis, Minggu sore (1/3), menjelang waktu berbuka puasa. Hujan deras menjadi pemicu utama, merusak tiga rumah dan memaksa enam kepala keluarga mengungsi. Peristiwa ini menyoroti kerentanan pemukiman di daerah rawan bencana.

Temukan rangkuman informasi menarik tentang rakyat lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di .

Detik-Detik Kejadian Longsor

Longsor terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, saat warga sedang sibuk menyiapkan hidangan takjil untuk berbuka puasa. Suara gemuruh tiba-tiba terdengar, mengejutkan penghuni perumahan. Tanah Penahan Tebing (TPT) di belakang rumah mereka tidak mampu menahan volume air hujan yang tinggi.

Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani, mengonfirmasi kejadian tersebut. Pihaknya menerima laporan pada pukul 20.37 WIB dan segera berkoordinasi dengan aparat setempat. Hujan deras telah mengguyur sejak sekitar pukul 17.00 WIB, menyebabkan air meluap dan memicu ambruknya TPT.

Longsoran TPT yang memiliki panjang sekitar 30 meter dan ketinggian 10 meter langsung menghantam tiga rumah di bawahnya. Kerusakan terparah terjadi pada bagian dapur dan kamar mandi, serta menyebabkan retakan pada dinding, bahkan hingga ke ruang tamu.

Ayo bergabung di chanel whatsapp Nasibrakyat, dapatkan informasi terkini lebih cepat

Dampak Dan Kerugian Akibat Longsor

Tiga rumah yang dihuni enam kepala keluarga terdampak parah akibat longsoran. Dinding retak dan kerusakan signifikan pada bagian dapur serta kamar mandi membuat rumah-rumah tersebut tidak layak huni. Keluarga yang rumahnya terdampak, berjumlah 18 jiwa, terpaksa mengungsi ke rumah kerabat untuk sementara waktu.

Meskipun kerusakan cukup parah, beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Prioritas utama saat ini adalah memastikan keselamatan warga yang terdampak dan menyediakan tempat tinggal sementara yang aman. Situasi ini menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam.

Ani Supiani menjelaskan bahwa BPBD Ciamis masih melakukan kaji cepat untuk mengevaluasi dampak kerusakan secara menyeluruh. Material longsor juga belum dibersihkan, menunggu koordinasi lebih lanjut untuk penanganan yang efektif. Bantuan dan dukungan diperlukan untuk pemulihan jangka panjang.

Baca Juga: Warga Panik! Gunung Ibu Erupsi Kembali, PVMBG Perluas Zona Bahaya!

Faktor Pemicu Longsor

 Faktor Pemicu Longsor

Berdasarkan hasil asesmen sementara BPBD, beberapa faktor diduga menjadi penyebab longsor. Curah hujan yang sangat tinggi pada sore hari itu menjadi pemicu langsung. Kondisi tanah di lokasi kejadian, yang merupakan bekas sawah, dinilai labil dan rentan terhadap pergerakan tanah.

Selain itu, konstruksi TPT diduga tidak dilengkapi dengan saluran pembuangan air (suling-suling) yang memadai. Kurangnya drainase yang efektif di lingkungan perumahan juga berkontribusi pada penumpukan air dan peningkatan tekanan pada TPT, sehingga menyebabkan ambruknya struktur tersebut.

Faktor-faktor ini secara bersamaan menciptakan kondisi yang rentan terhadap longsor, terutama saat terjadi hujan deras. Pentingnya perencanaan tata ruang yang baik dan pembangunan infrastruktur yang sesuai standar menjadi pelajaran berharga dari musibah ini untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Tindak Lanjut Dan Kebutuhan Mendesak

BPBD Ciamis telah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait untuk langkah penanganan lebih lanjut. Pertemuan dengan pengembang perumahan juga direncanakan untuk membahas tanggung jawab dan solusi atas insiden ini. Penanganan yang komprehensif sangat diperlukan.

Untuk kebutuhan mendesak, warga terdampak membutuhkan perbaikan dan pembangunan kembali TPT yang longsor. Selain itu, perbaikan bangunan rumah yang rusak juga menjadi prioritas utama agar mereka bisa kembali menempati hunian dengan aman. Dukungan material dan tenaga kerja sangat diharapkan.

Pembersihan material longsor juga menjadi langkah awal yang penting untuk mencegah dampak lebih lanjut dan memulai proses pemulihan. Kolaborasi antara pemerintah, pengembang, dan masyarakat sangat krusial dalam menghadapi dan mengatasi dampak dari bencana longsor ini.

Dapatkan berita viral, trending, tentang rakyat paling menarik lainnya, eksklusif hanya di seputaran NASIB RAKYAT sumber informasi terkini yang selalu terupdate.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari detik.com
  • Gambar Kedua dari regional.kompas.com