Misteri Batu ‘Kutukan’ di Tapteng Terungkap Usai Banjir Bandang

Misteri Batu ‘Kutukan’ di Tapteng Terungkap Usai Banjir Bandang
Bagikan

Pada Selasa pagi, 25 Desember 2025, warga di Lorong 4, Tapteng dikejutkan oleh terjangan banjir bandang dahsyat yang datang dengan kekuatan yang sangat luar biasa.

Misteri Batu ‘Kutukan’ di Tapteng Terungkap Usai Banjir Bandang

Bukan hanya air deras yang menerjang permukiman, namun batuan besar yang belum pernah dilihat warga sebelumnya ikut terbawa arus dan terseret hingga ke pemukiman mereka batu-batu yang kemudian oleh warga disebut sebagai batu kutukan.”

Temukan rangkuman informasi menarik tentang rakyat lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di NASIB RAKYAT.

Ayo bergabung di chanel whatsapp Nasibrakyat, dapatkan informasi terkini lebih cepat

Banjir Bandang di Tapteng

Peristiwa banjir bandang terjadi pada Selasa pagi, 25 Desember 2025, di wilayah Kelurahan Hutanabolon dan sekitarnya. Warga melaporkan ketinggian air mencapai sekitar 5 meter di beberapa titik.

Arus deras membawa serta material besar termasuk gelondongan kayu berukuran besar dan batu‑batu besar yang tersapu dari sungai. Menyebabkan kerusakan signifikan pada rumah, jalan, dan fasilitas umum.

Dalam pandangan banyak warga, batu‑batu raksasa yang muncul setelah banjir itu seperti memberikan rasa misterius dan “kutukan” sebuah istilah lokal untuk mengekspresikan kekuatan dan kehancuran tak terduga yang mereka saksikan.

Asal Usul ‘Batu Kutukan’ Menurut Warga

Warga yang sudah tinggal puluhan tahun di daerah itu mengaku tak pernah menghadapi banjir sebesar ini. Salah satu faktor yang mereka duga memperparah kondisi adalah perubahan penutupan lahan di wilayah hulu sungai.

Menurut Ramaria, fenomena ini tidak pernah terjadi sebelum alih fungsi hutan menjadi kebun sawit selama lebih dari 10 tahun terakhir. Alih fungsi ini dinilai mengurangi kemampuan tanah untuk menyerap air hujan, sehingga saat hujan deras, air cepat mengalir ke sungai meningkatkan risiko banjir besar.

Warga lain, Hana Tambunan (38), menambahkan pengalaman sehari sebelum kejadian. Ia melihat air sungai yang keruh bercampur kayu kecil, sebuah tanda yang menurutnya mengkhawatirkan karena sungai jarang sekali sedemikian keruh jika tidak akan terjadi sesuatu yang besar.

Sayangnya, kondisi pascabanjir sangat menyedihkan. Rumah-rumah warga kini penuh dengan batu besar dan kayu besar sisa banjir yang menumpuk di halaman dan dalam bangunan rumah, termasuk rumah Hana sendiri yang kini hampir tertutupi material tersebut.

Baca Juga:

Dampak Penyebab Bencana

Peristiwa banjir bandang dan longsor di Tapteng bukan hanya soal fenomena batu yang mengejutkan. Data yang dirilis otoritas lokal menunjukkan dampak luas dari bencana ini:

  • Puluhan warga tewas, dengan laporan jumlah korban meninggal mencapai puluhan orang.
  • Ratusan lainnya luka-luka, sementara lebih dari 7.000 orang mengungsi karena rumah mereka rusak atau hancur.
  • Infrastruktur seperti listrik padam dan akses internet sangat terbatas, sehingga proses komunikasi dan koordinasi bantuan menjadi lebih sulit.

Selain itu, dampak sosial dan keamanan juga muncul. Sebuah laporan mencatat insiden penjarahan minimarket di beberapa titik Tapteng, yang diduga dipicu oleh ketidakmerataan bantuan logistik untuk warga terdampak.

Bantuan Pemerintah Serta LSM

Dalam beberapa minggu pascabanjir, pemerintah daerah bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan lembaga kemanusiaan telah mengerahkan bantuan untuk penanganan darurat.

Termasuk pengiriman logistik seperti beras, mie instan, alat penjernih air. Serta bantuan medis bagi masyarakat yang sakit atau terluka akibat kondisi pascabanjir dan longsor.

Selain itu, dukungan dari organisasi swasta dan kelompok peduli juga datang beberapa perusahaan menyediakan posko medis, dapur umum, dan bantuan kebutuhan dasar kepada warga terdampak di berbagai titik lokasi terdampak Tapteng dan Kabupaten tetangga.

Terus update dirimu dengan informasi menarik setiap hari, eksklusif dan terpercaya di NASIB RAKYAT.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari detik.com
  • Gambar Kedua dari viva.co.id