DARURAT! Banjir Hari ke-5 di Bandung Belum Surut, Warga Masih Terjebak

Banjir 5 Hari di Bandung Belum Surut Banjir 5 Hari di Bandung Belum Surut
Bagikan

Banjir yang sudah lima hari melanda Bandung belum juga surut, membuat warga masih terjebak dan kondisi semakin memprihatinkan.

Banjir 5 Hari di Bandung Belum Surut

Banjir besar melanda Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sejak 10 April 2026 dan memasuki hari kelima pada 15 April 2026. Ribuan rumah di Dayeuhkolot, Bojongsoang, dan Majalaya terendam 50 cm hingga 1 meter. BPBD mencatat 4.556 rumah terdampak, dengan aktivitas ekonomi lumpuh di kawasan industri. Warga terpaksa bertahan di rumah dengan air setinggi lutut.

Temukan rangkuman informasi menarik tentang rakyat lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya diĀ .

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Kronologi Banjir Yang Meluas di Kabupaten Bandung

Banjir dimulai Jumat, 10 April 2026, akibat hujan deras intensitas tinggi mengguyur Bandung Raya. Sungai Citarum dan anak sungainya meluap, merendam Dayeuhkolot terlebih dahulu. Hingga hari kelima, genangan belum surut di banyak titik. Warga mencatat banjir kali ini lebih parah dari tahun sebelumnya.

Data BPBD per 15 April 2026 malam mencatat 7.604 keluarga di Dayeuhkolot dan 6.246 di Bojongsoang terdampak. Total 21.228 jiwa kesulitan mengakses rumah. Banjir meluas ke Baleendah dan Sapan, mengisolasi kawasan pergudangan. Listrik diputus sementara untuk keamanan.

Ketinggian muka air (TMA) bervariasi 30-130 cm. Warga Majalaya terpaksa berjalan kaki menerobos banjir demi bekerja. Akses utama menuju stadion GBLA lumpuh total akibat genangan 1 meter. Transportasi umum terhenti total selama empat hari.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

šŸ”„ Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
šŸ“² DOWNLOAD SEKARANG

Penyebab Utama Banjir Berkepanjangan

Beny Sonjaya, Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Bandung, menyebut debit air sungai meningkat drastis akibat hujan ekstrem. “Luapan air dari anak sungai Cimaung memperparah banjir,” ujarnya pada 13 April 2026. Data BMKG mencatat curah hujan 150 mm dalam 6 jam.

Normalisasi sungai yang terhambat menjadi faktor kunci. Sungai Cipamokolan di Bojongsoang belum sepenuhnya dikeruk. Penyumbatan sampah dan sedimentasi mempercepat luapan saat curah hujan melebihi 100 mm/hari. Proyek pengerukan terhenti akibat anggaran terbatas.

Konversi lahan menjadi kawasan industri mengurangi daerah resapan. Kawasan Sapan dan Majalaya kehilangan kapasitas penyerapan air alami. BMKG memperingatkan puncak musim hujan hingga akhir April 2026. Sawah dan kebun menjadi danau sementara.

Baca Juga:Ā Hujan Deras Picu Longsor! Garasi Warga Bogor Ambruk, Mobil Jadi Korban

Dampak Ekonomi dan Sosial Bagi Warga

 Dampak Ekonomi dan Sosial Bagi Warga

Lebih dari 14.000 jiwa di Dayeuhkolot kehilangan akses normal. 38 orang mengungsi di shelter desa, termasuk 5 lansia dan 1 disabilitas. Anak sekolah terdampak di tengah ujian tengah semester. Orang tua khawatir anak sakit demam akibat genangan.

Kawasan industri Sapan lumpuh total selama lima hari. Buruh pabrik berjuang menerobos banjir demi upah harian. Kerugian material mencapai miliaran rupiah dari barang gudang rusak air. Pabrik tekstil kehilangan pesanan ekspor penting.

Harga bahan pokok melonjak 20-30% di pasar lokal. Akses transportasi terganggu, memaksa warga menggunakan perahu sederhana. Satu korban masih dicari setelah terseret arus di Rancabolang. Keluarga korban terus berharap pada tim SAR gabungan.

Upaya Penanganan dan Mitigasi BPBD

Pemkab Bandung mengalokasikan Rp50 miliar dari dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk tanggap darurat. Tim BPBD mengerahkan 8 pompa air besar ke Dayeuhkolot. Normalisasi Sungai Cipamokolan dimulai 16 April 2026. Pompa bekerja 24 jam nonstop.

30 perusahaan di Dayeuhkolot diminta berkontribusi Rp9,5 miliar untuk delapan program strategis. Logistik makanan dan obat dikirim ke posko pengungsian. Koordinasi dengan BNPB ditingkatkan untuk bantuan tambahan. Logistik mencakup 5.000 paket sembako.

Bupati Dadang Supriatna menargetkan pemulihan penuh dalam seminggu. Edukasi evakuasi dini diberikan ke RT/RW rawan. Pemasangan sensor debit air di sungai utama segera dilaksanakan. Tim teknis memasang 15 sensor baru di titik kritis.

Dapatkan berita viral, trending, tentang rakyat paling menarik lainnya, eksklusif hanya di seputaranĀ NASIB RAKYATĀ sumber informasi terkini yang selalu terupdate.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari tirto.id
  • Gambar Kedua dari cnnindonesia.com