Mencekam! Detik-Detik Rumah Jebol Saat Longsor Terjang Lembang, Warga Panik

Detik-Detik Rumah Jebol Saat Longsor Terjang Lembang Detik-Detik Rumah Jebol Saat Longsor Terjang Lembang
Bagikan

Hujan deras di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, memicu banjir dan longsor di Kampung Andir, Desa Gudangkahuripan, Sabtu (23/5/2026).

Detik-Detik Rumah Jebol Saat Longsor Terjang Lembang

Sebanyak 15 rumah warga terdampak banjir dan longsor di kawasan tersebut. Empat rumah di antaranya mengalami kerusakan berat setelah dihantam material tanah, lumpur, dan batu cadas dari longsoran Tembok Penahan Tanah (TPT) di tebing setinggi sekitar lima meter. Kejadian itu memicu kepanikan warga karena longsor terjadi tidak lama setelah banjir merendam permukiman.

Temukan rangkuman informasi menarik tentang rakyat lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya diĀ .

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Banjir dan Longsor Terjadi Pada 23 Mei 2026

Bencana bermula ketika hujan deras mengguyur kawasan Lembang pada Sabtu (23/5/2026) sore. Curah hujan yang tinggi membuat debit air terus meningkat hingga akhirnya meluap ke kawasan permukiman warga di Kampung Andir, Desa Gudangkahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Warga menyebut banjir terjadi lebih dulu sebelum longsor menerjang permukiman. Air terus naik diduga akibat saluran pembuangan yang tersumbat sehingga tidak mampu menampung aliran air hujan. Kondisi tersebut membuat genangan semakin tinggi di sekitar rumah warga.

Tidak lama setelah banjir merendam permukiman, longsoran dari Tembok Penahan Tanah (TPT) tiba-tiba terjadi. Material berupa tanah, lumpur, dan batu cadas langsung menghantam rumah-rumah yang berada di bawah tebing hingga menyebabkan kerusakan berat pada sejumlah bangunan warga.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

šŸ”„ Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
šŸ“² DOWNLOAD SEKARANG

Kisah Dramatis Selamatkan Anak Saat Longsor

Kisah mencekam juga dialami Neni Triani (50), warga Kampung Andir yang harus menjalani perawatan intensif setelah berusaha menyelamatkan anaknya saat longsor terjadi. Ia mengalami luka robek di kedua kaki dan menerima total 36 jahitan akibat terkena pecahan kaca.

Neni menuturkan hujan deras mulai turun sekitar pukul 15.00 WIB pada Sabtu (23/5/2026). Saat itu ia berada di teras rumah bersama anaknya sebelum meminta sang anak masuk ke kamar untuk mengambil telepon genggam. Tidak lama kemudian, bagian kamar rumah mendadak jebol akibat longsoran.

Dalam kondisi panik, Neni melihat pintu rumah tidak bisa dibuka karena tertahan toren dan tingginya air di dalam rumah. Ia kemudian memecahkan kaca jendela agar bisa masuk ke rumah yang sudah dipenuhi air setinggi dada demi menyelamatkan anaknya yang terjebak di dalam.

Baca Juga:Ā DARURAT! Banjir di Pati Tak Kunjung Surut, Warga Tak Bisa Beraktivitas

Rumah Warga Jebol Dihantam Material Longsor

 Rumah Warga Jebol Dihantam Material Longsor

Salah seorang warga terdampak, Kelli Wijana (67), mengaku rumahnya mengalami kerusakan paling parah akibat dihantam longsoran. Dinding rumah jebol setelah material batu dan tanah dari benteng penahan tanah masuk ke dalam bangunan.

Saat ditemui wartawan pada Senin (25/5/2026), Kelli mengatakan banjir sempat merendam kawasan permukiman sebelum longsor terjadi. Ketika hujan deras masih turun, istrinya meminta anak mereka masuk ke rumah untuk mengambil telepon genggam.

Namun beberapa saat kemudian, longsoran tiba-tiba menerjang bagian rumah mereka. Dinding rumah langsung jebol akibat tekanan material longsor yang masuk secara mendadak. Akibat kejadian itu, hampir seluruh barang di rumah rusak dan tidak bisa diselamatkan.

Warga Mengungsi Pasca Longsor

Setelah berhasil masuk ke rumah, Neni memanjat toren air dan menjulurkan kayu panjang untuk membantu anaknya keluar dari ruangan yang terendam banjir. Ia mengaku saat itu hanya memikirkan keselamatan anaknya di tengah situasi yang sangat mencekam.

Usai menyelamatkan anaknya, Neni baru menyadari kedua kakinya mengalami luka serius akibat terkena pecahan kaca saat memecahkan jendela rumah. Pada Senin (25/5/2026), ia masih menjalani pemulihan setelah mendapatkan puluhan jahitan di bagian lutut dan kaki.

Kini Neni bersama keluarganya terpaksa mengungsi karena rumah mereka mengalami kerusakan berat dan tidak lagi layak ditempati. Kondisi serupa juga dialami keluarga Kelli Wijana yang sementara tinggal di rumah kontrakan setelah rumah mereka rusak akibat diterjang longsor.

Dapatkan berita viral, trending, tentang rakyat paling menarik lainnya, eksklusif hanya di seputaranĀ NASIB RAKYATĀ sumber informasi terkini yang selalu terupdate.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari satumedia.id
  • Gambar Kedua dari jabar.tribunnews.com