Lumpur pascabanjir di Aceh Tamiang belum sepenuhnya tertangani, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mendorong penambahan pasukan TNI dan Polri.
Ribuan personel dikerahkan guna mempercepat pemulihan lingkungan, infrastruktur, dan aktivitas ekonomi masyarakat terdampak banjir. Pemerintah memastikan penanganan dilakukan secara terkoordinasi agar warga segera kembali beraktivitas normal.
Simak informasi terbaru dan terviral tentang bencana alam yang terjadi yang akan kita bahas hanya ada di NASIB RAKYAT.
Tito Dorong Pasukan Tambahan Bersihkan Lumpur
Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Muhammad Tito Karnavian meminta tambahan pasukan TNI dan Polri untuk mempercepat pembersihan lumpur pascabanjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Permintaan tersebut disampaikan saat Tito melakukan peninjauan langsung ke wilayah terdampak pada Minggu (11/1).
“Kami melihat masih banyak sekali yang belum, sehingga saya minta untuk tambahan pasukan,” ujar Tito Karnavian di sela-sela kunjungannya. Menurutnya, lumpur masih menumpuk di berbagai titik permukiman warga dan fasilitas umum, sehingga perlu penanganan lebih intensif dan terkoordinasi.
Tito yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera menegaskan bahwa pembersihan lumpur merupakan langkah awal yang sangat penting sebelum masuk ke tahap pemulihan lainnya. Ia berharap tambahan pasukan dapat mempercepat normalisasi kehidupan masyarakat.
Pembersihan Menyasar Rumah Warga
Tito menjelaskan bahwa pembersihan lumpur di Aceh Tamiang tidak hanya difokuskan pada jalan utama dan fasilitas publik. Saat ini, upaya pembersihan telah masuk ke kawasan permukiman warga, termasuk lorong-lorong dan gang sempit yang sebelumnya sulit dijangkau.
Menurutnya, kondisi di jalan-jalan utama dan tempat publik sudah menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan. Namun demikian, masih banyak rumah warga yang tertimbun lumpur sehingga membutuhkan tenaga tambahan agar proses pembersihan berjalan optimal dan merata.
Ia menekankan bahwa kebersihan lingkungan rumah sangat berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat pascabanjir. Oleh karena itu, keterlibatan personel tambahan diharapkan mampu membantu warga agar dapat segera kembali menempati rumah mereka dengan aman dan nyaman.
Baca Juga: Warga Serang Potong Pohon Tumbang Di Sungai Untuk Cegah Banjir
Ribuan Personel TNI Polri Turun Tangan
Permintaan tambahan pasukan tersebut telah disampaikan Tito kepada Letjen TNI Raden Sidharta Wisnu Graha selaku Danjen Akademi TNI yang juga berada di Aceh Tamiang. Dalam waktu dekat, akan dikerahkan sekitar 2.000 personel Taruna Angkatan Darat untuk membantu proses pembersihan.
Selain itu, Tito juga telah berkoordinasi dengan Kapolri untuk menambah kekuatan personel Polri di wilayah Aceh. Sebanyak 5.000 personel polisi direncanakan akan diterjunkan khusus untuk membantu membersihkan lumpur di berbagai titik terdampak banjir.
Tidak hanya itu, pasukan TNI juga diberi tugas tambahan untuk melakukan pengerukan kuala di hilir Sungai Tamiang. Kondisi sungai yang dangkal dinilai berpotensi memperparah banjir jika tidak segera ditangani secara serius.
Pemulihan Infrastruktur dan Ekonomi Terus Berjalan
Di tengah upaya pembersihan lumpur dan pengerukan sungai, Tito memastikan bahwa pemulihan infrastruktur dasar terus dilakukan. Listrik PLN di jalur utama Aceh Tamiang dilaporkan sudah kembali normal, sementara jaringan internet di desa-desa terus dimonitor agar tetap aktif.
Namun demikian, Tito mengakui masih ada beberapa daerah terpencil yang belum sepenuhnya mendapatkan layanan listrik dan internet. Ia mendorong PLN serta Kementerian Komunikasi dan Digital untuk mempercepat pemulihan layanan hingga ke kampung-kampung.
Selain infrastruktur, pemulihan ekonomi juga mulai menunjukkan perkembangan positif. Tiga SPBU terdampak banjir telah kembali beroperasi, pasar dan warung mulai buka, serta bantuan logistik terus disalurkan. Tito juga menyerahkan tiga truk bantuan berupa 456 unit gerobak dorong dan 300 kotak mi instan untuk mendukung percepatan pemulihan masyarakat Aceh Tamiang.
Jangan lewatkan kabar terbaru dan paling ramai dibicarakan tentang penebangan hutan eksklusif di NASIB RAKYAT.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari aceh.antaranews.com
- Gambar Kedua dari suaramerdeka.com