Puting Beliung Terjang Banjar Anyar Tengah, 14 Rumah Rusak Parah

Banjar Anyar Tengah, 14 Rumah Rusak Parah Banjar Anyar Tengah, 14 Rumah Rusak Parah
Bagikan

Hujan disertai angin puting beliung menerjang Banjar Anyar Tengah, Desa Penyaringan, Jembrana, Bali, Minggu (18/1/2026), merusak 14 rumah warga.

Banjar Anyar Tengah, 14 Rumah Rusak Parah

Kerusakan paling dominan terjadi pada atap rumah, garasi, dan fasilitas lain, dengan total kerugian materiil sekitar Rp 3,2 juta. BPBD Jembrana bersama PMI segera menyalurkan bantuan logistik darurat, termasuk terpal, serta melaksanakan evakuasi dan gotong royong perbaikan rumah.

Simak informasi terbaru dan terviral tentang bencana alam yang terjadi yang akan kita bahas hanya ada di NASIB RAKYAT.

Ayo bergabung di chanel whatsapp Nasibrakyat, dapatkan informasi terkini lebih cepat

Puting Beliung Hantam Banjar Anyar Tengah, Jembrana

Hujan disertai angin puting beliung menerjang Banjar Anyar Tengah, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali, pada Minggu (18/1/2026) pukul 17.15 Wita. Kejadian ini mengakibatkan kerusakan pada 14 rumah warga, mayoritas bagian atap yang diterjang angin kencang.

Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, menjelaskan bahwa angin puting beliung muncul bersamaan dengan hujan deras. Angin tiba-tiba menyapu pemukiman warga, merusak berbagai bangunan, termasuk atap rumah tinggal, garasi, hingga palinggih.

Laporan awal diterima oleh petugas BPBD pada pukul 19.11 Wita. Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu II BPBD Jembrana segera meluncur ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat serta pendataan kerusakan dan kebutuhan warga terdampak.

Kerusakan dan Kerugian Akibat Puting Beliung

Dari data yang dihimpun BPBD, kerusakan paling dominan terjadi pada genteng yang melorot atau pecah akibat terpaan angin. Beberapa warga terdampak antara lain I Made Dwi Karsilayasa yang mengalami kerusakan atap rumah dan Candi Bentar dengan kerugian sekitar Rp 700 ribu.

I Gede Widana juga mengalami kerusakan pada atap warung dan bale sari senilai Rp 500 ribu. Total kerugian materiil akibat bencana ini diperkirakan mencapai Rp 3,2 juta, meski tidak ada korban jiwa dilaporkan.

Satu keluarga, I Ketut Arcana dan Ni Luh Widiani, terpaksa mengungsi ke rumah kerabat karena kondisi atap rumah mereka yang rusak parah. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam di wilayah rawan puting beliung.

Baca Juga: Longsor Situbondo Hantam Dua Rumah, Warga Panik Selamatkan Diri

Evakuasi dan Bantuan Darurat Korban Puting Beliung

Evakuasi dan Bantuan Darurat Korban Puting Beliung

BPBD Jembrana bersama Palang Merah Indonesia (PMI) langsung mendistribusikan bantuan logistik darurat berupa terpal kepada seluruh korban terdampak. Terpal ini digunakan untuk menutupi atap rumah yang bocor agar warga bisa beraktivitas sementara menunggu perbaikan permanen.

Beberapa warga telah melakukan perbaikan secara mandiri dengan bahan seadanya. Untuk mempercepat pemulihan, BPBD dan perangkat desa bersama masyarakat serta unsur TNI/Polri melaksanakan gotong royong massal untuk memperbaiki rumah dan fasilitas yang rusak.

Kegiatan penanganan darurat ini juga termasuk pembersihan puing-puing yang berserakan di pemukiman warga. Langkah cepat ini diharapkan dapat meminimalkan dampak lanjutan bagi kehidupan warga sehari-hari.

Pemerintah Dalam Penanganan Bencana

BPBD Jembrana menekankan pentingnya kesadaran dan partisipasi warga dalam menghadapi bencana. Masyarakat diajak untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem dan mempersiapkan peralatan darurat seperti terpal dan perlengkapan keselamatan.

Selain itu, pemerintah daerah bersama TNI/Polri aktif mendukung proses evakuasi dan perbaikan infrastruktur rumah yang terdampak. Hal ini menunjukkan sinergi antara aparat, warga, dan lembaga kemanusiaan dalam menghadapi bencana alam.

Kepala BPBD I Putu Agus Artana Putra menambahkan, upaya penanganan bencana ini diharapkan dapat mengurangi risiko cedera dan kerugian lebih besar. Masyarakat diminta tetap tenang, saling membantu, dan memanfaatkan bantuan yang tersedia agar pemulihan bisa berlangsung lebih cepat dan aman.

Jangan lewatkan kabar terbaru dan paling ramai dibicarakan tentang penebangan hutan eksklusif di NASIB RAKYAT.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Utama dari detik.com
  2. Gambar Kedua dari metrotvnews.com