Bencana longsor melanda Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, menyebabkan sedikitnya 700 warga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Longsor yang terjadi setelah hujan deras ini menimbulkan korban jiwa, merusak rumah warga, lahan pertanian, serta infrastruktur vital. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan bergerak cepat menyalurkan bantuan darurat dan melakukan evakuasi.
Simak informasi terbaru dan terviral tentang bencana alam yang terjadi yang akan kita bahas hanya ada di NASIB RAKYAT.
Bencana Longsor Terjang Kampung Tuwa dan Pau
Bencana longsor melanda Kampung Tuwa dan Kampung Pau, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, pada Kamis sore, 22 Januari 2026. Peristiwa ini terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama beberapa jam tanpa henti, sehingga memicu pergerakan tanah dari bukit di sekitar permukiman warga.
Material longsor berupa tanah, pohon, serta batu-batu besar meluncur deras menuju rumah dan lahan pertanian warga. Kondisi geografis yang berbukit membuat kampung-kampung di wilayah ini rawan terhadap bencana serupa, terutama saat intensitas hujan meningkat dalam waktu lama.
Akibat kejadian tersebut, warga tidak sempat menyelamatkan banyak harta benda. Fokus utama masyarakat saat itu adalah menyelamatkan diri dan anggota keluarga, mengingat longsor terjadi secara tiba-tiba dan disertai suara gemuruh dari arah bukit.
Ratusan Warga Dievakuasi ke Tempat Aman
Jumlah pengungsi akibat bencana ini mencapai sekitar 700 orang. Kapolsek Lamba Leda Utara, Iptu Aris Ahmad, menjelaskan bahwa warga Kampung Tuwa yang mengungsi sebanyak 67 kartu keluarga atau sekitar 200 jiwa, sementara dari Kampung Pau terdapat 89 kartu keluarga dengan jumlah sekitar 500 jiwa.
Sejak hari pertama longsor, para warga memilih mengungsi ke rumah keluarga dan kerabat di Kampung Rentung dan Kampung Golo Pote yang masih berada dalam wilayah Desa Goreng Meni. Lokasi pengungsian tersebut dinilai relatif aman dan jauh dari ancaman longsor susulan.
Meski berada di tempat yang lebih aman, para pengungsi masih diliputi rasa cemas. Mereka khawatir akan kemungkinan terjadinya longsor lanjutan, mengingat kondisi cuaca yang belum sepenuhnya stabil dan tanah yang masih labil.
Baca Juga: Bencana Angin Kencang Di Sleman, Pohon Tumbang, Dua Warga Meninggal
Korban Meninggal dan Kerusakan Fasilitas Umum
Bencana longsor ini juga menimbulkan korban jiwa. Empat orang dilaporkan menjadi korban, dengan satu orang meninggal dunia saat menjalani perawatan di Puskesmas Benteng Jawa. Dua korban lainnya hingga kini masih tertimbun material longsor dan dalam proses pencarian.
Sementara itu, satu korban lainnya yang masih berusia balita mengalami luka-luka dan menjalani perawatan rawat jalan. Aparat kepolisian bersama tim terkait terus melakukan upaya evakuasi dan pencarian, meskipun menghadapi kendala cuaca dan medan yang sulit.
Selain korban manusia, longsor juga menyebabkan kerusakan parah pada sektor pertanian. Sebanyak 38 kartu keluarga kehilangan sawah, kebun kopi, kemiri, dan cengkeh akibat tertimbun tanah dan bebatuan. Satu tambak ikan serta empat ekor kerbau milik warga juga dilaporkan tertimbun longsor.
Bantuan Darurat dan Upaya Pemerintah Daerah
Kerusakan infrastruktur akibat longsor tidak hanya berdampak pada lahan pertanian, tetapi juga pada fasilitas pendukung pertanian. Dua saluran irigasi utama, yakni irigasi Wae Nua dan irigasi Wejang Rating, mengalami kerusakan berat akibat tertimbun material longsor.
Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur bergerak cepat menyalurkan bantuan darurat kepada warga terdampak. Bantuan yang diberikan meliputi sembako, selimut, dan terpal untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi selama masa darurat.
Kapolsek Lamba Leda Utara menyatakan bahwa pemerintah daerah bersama aparat keamanan dan masyarakat setempat terus berkoordinasi untuk memastikan keselamatan warga. Selain penanganan darurat, pemerintah juga berencana melakukan pendataan kerusakan secara menyeluruh sebagai dasar penanganan dan rehabilitasi pascabencana.
Jangan lewatkan kabar terbaru dan paling ramai dibicarakan tentang penebangan hutan eksklusif di NASIB RAKYAT.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari detik.com
- Gambar Kedua dari liputan6.com