Puting beliung disertai hujan deras menerjang dua kecamatan di Sumenep, Jawa Timur, menyebabkan 27 rumah warga rusak dengan tingkat kerusakan beragam.
Enam orang dilaporkan mengalami luka-luka setelah tertimpa pohon tumbang dan reruntuhan bangunan saat berada di dalam rumah. Tim BPBD bersama aparat setempat bergerak cepat melakukan pendataan dan evakuasi korban.
Simak informasi terbaru dan terviral tentang bencana alam yang terjadi yang akan kita bahas hanya ada di NASIB RAKYAT.
Angin Puting Beliung Mengamuk di Sumenep, 27 Rumah Rusak
Sebanyak 27 rumah dilaporkan rusak akibat terjangan angin puting beliung yang disertai hujan deras di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Peristiwa ini melanda dua wilayah, yakni Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, serta Desa Pakandangan Tengah, Kecamatan Bluto.
Angin kencang yang datang secara tiba-tiba membuat warga panik dan berusaha menyelamatkan diri. Atap rumah beterbangan, pepohonan tumbang, dan sejumlah bangunan mengalami kerusakan cukup parah. Cuaca ekstrem yang terjadi pada Minggu (1/2/2026) itu berlangsung dalam waktu singkat.
Data sementara yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep mencatat sedikitnya 27 rumah terdampak. Kerusakan bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Pemerintah daerah pun langsung bergerak cepat untuk melakukan penanganan darurat dan pendataan korban.
Pendataan Korban Tersendat Hujan Deras dan Listrik Padam
Tim tanggap bencana bersama BPBD Kabupaten Sumenep turun langsung ke lokasi pada Minggu siang untuk melakukan pendataan. Mereka menyisir wilayah terdampak guna memastikan jumlah kerusakan rumah serta kondisi warga yang menjadi korban. Upaya ini dilakukan sebagai langkah awal penyaluran bantuan.
Namun, proses pendataan tidak berjalan maksimal hingga malam hari. Hujan yang masih turun deras serta kondisi lingkungan yang gelap akibat listrik padam menjadi kendala utama. Banyaknya pohon tumbang yang merusak jaringan listrik membuat sebagian wilayah terdampak mengalami pemadaman total.
Pendataan lanjutan dijadwalkan kembali pada pagi hari di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, dan Desa Pakandangan Barat, Kecamatan Bluto. BPBD memastikan seluruh rumah terdampak akan diverifikasi agar bantuan dapat segera disalurkan sesuai tingkat kerusakan yang dialami warga.
Baca Juga: Banjir Bandang Padang, BPBD Selamatkan Nenek Dari Amukan Air
Dua Rumah Hancur Dihantam Pohon Tumbang
Kerusakan paling parah dilaporkan terjadi di Dusun Muncar RT 001/RW 001, Desa Pakandangan Tengah, Kecamatan Bluto. Dua rumah milik warga bernama Matsuri dan Abdur Rahman mengalami kerusakan berat setelah tertimpa pohon besar yang tumbang akibat terjangan angin kencang.
Pohon berukuran besar itu roboh dan menghantam bagian atap serta dinding rumah hingga mengalami kerusakan signifikan. Beberapa bagian bangunan dilaporkan ambruk, sehingga membuat rumah tidak lagi layak huni. Warga sekitar turut membantu mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan dari dalam rumah.
Kejadian tersebut berlangsung begitu cepat, membuat penghuni rumah tidak sempat menyelamatkan banyak barang berharga. Saat angin kencang menerjang, sejumlah anggota keluarga masih berada di dalam rumah sehingga menambah kepanikan di lokasi kejadian.
Enam Warga Luka-Luka, Pemerintah Siapkan Bantuan
Akibat tertimpa reruntuhan dan pohon tumbang, enam warga dilaporkan mengalami luka-luka. Mereka langsung dievakuasi oleh warga dan aparat setempat untuk mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kepala Desa Pakandangan Barat, Ali Maki, menyampaikan bahwa saat kejadian sebagian warga masih berada di dalam rumah. “Pada saat kejadian warga masih berada di dalam rumah yang tertimpa pohon tumbang. Ada enam orang yang menjadi korban luka-luka dan langsung dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumenep, Ahmad Laili, memastikan pihaknya terus melakukan pendataan dan koordinasi dengan pemerintah desa setempat.
Jangan lewatkan kabar terbaru dan paling ramai dibicarakan tentang penebangan hutan eksklusif di NASIB RAKYAT.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari news.detik.com
- Gambar Kedua dari megapolitan.antaranews.com