Hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Malang dan menyebabkan belasan rumah warga mengalami kerusakan serius, terutama pada bagian atap dan teras.
Peristiwa yang terjadi pada sore hari ini juga mengakibatkan pohon tumbang di area permukiman. BPBD setempat bergerak cepat melakukan pendataan dan penanganan darurat. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah, sementara warga diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.
Simak informasi terbaru dan terviral tentang bencana alam yang terjadi yang akan kita bahas hanya ada di NASIB RAKYAT.
Angin Kencang dan Hujan Deras Porak-Porandakan Belasan Rumah
Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Kabupaten Malang pada Senin sore (23/02/2026). Hujan dengan intensitas sedang hingga deras yang disertai angin kencang menyebabkan belasan rumah warga di Desa Rejoyoso, Kecamatan Bantur, mengalami kerusakan cukup serius, terutama pada bagian teras bangunan.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB saat hujan turun semakin deras dan angin bertiup kencang. Warga yang tengah beraktivitas di dalam rumah sempat panik ketika angin menghantam bagian depan rumah mereka dan merusak sejumlah material bangunan.
Berdasarkan data sementara, sedikitnya 15 rumah warga terdampak dalam kejadian ini. Mayoritas kerusakan terjadi pada struktur teras, seperti atap yang terlepas, genteng beterbangan, serta rangka penyangga yang roboh akibat terjangan angin.
Kerusakan Parah Landa Desa Rejoyoso
Belasan rumah yang terdampak berada di RT55/RW07, Dusun Balong, Desa Rejoyoso, Kecamatan Bantur. Lokasi tersebut merupakan area pemukiman padat penduduk yang cukup rentan terhadap terpaan angin kencang, terutama saat musim penghujan.
Selain merusak bangunan warga, cuaca buruk juga mengakibatkan tiga pohon tumbang di sekitar area pemukiman. Pohon-pohon tersebut sempat menutup akses jalan lingkungan dan menimbulkan kekhawatiran warga akan potensi bahaya lanjutan.
Beruntung, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka yang dilaporkan. Warga bersama aparat setempat segera melakukan pembersihan material bangunan dan batang pohon sambil menunggu penanganan lanjutan dari pihak terkait.
Baca Juga: Waspada! Banjir Menerjang Lombok Barat Dan Bima, Ribuan Jiwa Terdampak!
Respons Cepat BPBD Kabupaten Malang
Laporan awal kejadian telah diterima oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Malang pada Senin sore. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Sadono Irawan, mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung bergerak cepat untuk melakukan koordinasi dan penanganan darurat di lokasi kejadian.
“Kami langsung berkoordinasi dengan sumber informasi di lokasi dan melaporkan kepada pimpinan pukul 20.10 WIB untuk tindak lanjut pendataan serta bantuan,” ujar Sadono kepada wartawan, Senin malam.
Tim BPBD bersama perangkat desa melakukan asesmen awal guna mendata jumlah rumah terdampak dan kebutuhan mendesak warga. Hingga malam hari, petugas masih melakukan pemantauan karena kondisi cuaca di lokasi masih terpantau hujan ringan.
Kerugian Capai Rp 30 Juta, Warga Diimbau Siaga
Akibat bencana ini, kerugian materiil sementara diperkirakan mencapai Rp 30 juta. Angka tersebut masih bersifat sementara dan dapat bertambah seiring proses pendataan lanjutan yang dilakukan petugas di lapangan.
BPBD menyatakan bahwa kebutuhan mendesak warga, seperti perbaikan atap dan material bangunan, masih dalam tahap inventarisasi. Bantuan akan disalurkan setelah proses pendataan rampung dan situasi dinyatakan aman.
Masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem susulan. Terutama bagi warga yang tinggal di sekitar pohon besar dan bangunan dengan struktur yang rentan, agar segera melakukan langkah antisipasi guna menghindari risiko yang lebih besar. Jangan lewatkan kabar terbaru dan paling ramai dibicarakan tentang bencana alam di NASIB RAKYAT.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari detik.com
- Gambar Kedua dari NASIB RAKYAT