PEDULI! Bantuan Dari Polres Kepulauan Sula Mengalir ke Warga Waisakai

Bantuan Dari Polres Kepulauan Sula Mengalir ke Warga Waisakai Bantuan Dari Polres Kepulauan Sula Mengalir ke Warga Waisakai
Bagikan

Aksi kepedulian Polres Kepulauan Sula terlihat nyata dengan penyaluran bantuan kepada warga Waisakai yang terdampak bencana banjir bandang.

Bantuan Dari Polres Kepulauan Sula Mengalir ke Warga Waisakai

Polres Kepulauan Sula menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga Desa Waisakai, Mangoli Timur, terdampak banjir bandang. Kegiatan Kamis (19/3/2026) dipimpin Kapolres AKBP Syafri Simanjuntak, berisi logistik kebutuhan dasar. Aksi ini bagian dari program Polri Peduli, bersinergi dengan Pemda Malut di tengah bencana ekstrem.​

Temukan rangkuman informasi menarik tentang rakyat lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di .

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Dampak Banjir di Waisakai

Banjir bandang pada 15 Maret 2026 melumpuhkan sekitar 150 rumah warga di Waisakai, dengan 30 KK terpaksa mengungsi. Sawah warga tergenang air, akses jalan terputus, dan listrik padam hingga 3 hari. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp5 miliar akibat cuaca ekstrem Maluku Utara yang memicu longsor lumpur cukup dahsyat.

Kepala Desa Waisakai, Abraham Manuputy, melaporkan sekitar 200 jiwa membutuhkan bantuan berupa makanan, selimut, dan obat-obatan. Ketersediaan air bersih menjadi langka sehingga warga terpaksa menggunakan sumur yang tercemar. Selain itu, kasus demam berdarah pada anak-anak juga meningkat sekitar 20% setelah banjir.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula menggelar kegiatan gotong royong untuk membersihkan lingkungan dan mempercepat pemulihan. Banyak korban mengalami trauma yang cukup berat dan membutuhkan penanganan serius. Oleh karena itu, konseling psikologis dari Dinas Kesehatan Maluku Utara sangat dibutuhkan secara cepat.​

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Detail Bantuan Polres

Kapolres menyerahkan sekitar 200 paket sembako yang berisi beras 5 kg, mie instan, minyak goreng, gula, dan telur ayam. Selain itu, diberikan juga tambahan 100 selimut, obat-obatan luka, masker medis, serta air mineral galon. Total nilai bantuan mencapai sekitar Rp150 juta yang berasal dari kas Polres dan swadaya anggota.

Personel Bhayangkara dari Polres turut membantu membagikan bantuan secara langsung dari rumah ke rumah, termasuk mendampingi warga lansia. Kapolres menegaskan, “Polisi bukan hanya penegak hukum, tetapi juga pelayan masyarakat yang sedang kesusahan.” Tim medis dari kepolisian juga melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap sekitar 50 balita.

Koordinasi dengan BPBD Maluku Utara dan Tagana dilakukan untuk mempercepat distribusi bantuan ke lokasi terdampak. Satlantas Polres juga mengamankan jalur darurat evakuasi guna mencegah kecelakaan, terutama saat arus mudik Lebaran berlangsung.​

Baca Juga: FANTASTIS! Ribuan Sapi Dari Prabowo Turun ke Aceh Utara Untuk Korban Banjir!

Sinergi Aparat Dan Masyarakat

 Sinergi Aparat Dan Masyarakat

Gubernur Malut Ahmad Syarief hadir salurkan bantuan provinsi, tenda darurat, genset listrik, pompa air. Wakil Bupati Kep. Sula dampingi Kapolres, janji bangun tanggul permanen. Gotong royong TNI-Polri bersihkan lumpur 2 hektar sawah.

Warga Waisakai kompak menerima bantuan yang diberikan sambil mendoakan keselamatan para petugas kepolisian. “Terima kasih kepada Polres, sembako ini cukup untuk kebutuhan sekitar seminggu,” ujar Ibu Maria, seorang ibu rumah tangga dengan empat anak. Forum RT setempat juga membentuk posko khusus untuk mempermudah koordinasi bantuan.

Pemerintah daerah menargetkan proses normalisasi dapat selesai dalam waktu 7 hari, sehingga aktivitas warga kembali berjalan lancar. Sekolah direncanakan mulai dibuka kembali pada H+3 Lebaran. Selain itu, program pendampingan UMKM juga disiapkan untuk membantu warga bangkit secara ekonomi pasca-bencana.​

Harapan Pemulihan Jangka Panjang

Kapolres menekankan bahwa Polri akan siaga selama 24 jam untuk menangani potensi bencana, dengan target utama nol korban jiwa. Program Polri Peduli juga akan terus dilanjutkan dengan bantuan berkala hingga kondisi benar-benar kembali normal. Basarnas Malut turut menyiagakan helikopter untuk evakuasi medis darurat jika sewaktu-waktu diperlukan.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula mengalokasikan anggaran sekitar Rp2 miliar untuk rehabilitasi infrastruktur di Waisakai. Para petani juga mendapatkan bantuan bibit padi tahan banjir serta pupuk organik gratis. Selain itu, Dinas Kesehatan memberikan pendampingan psikologis guna memulihkan trauma, khususnya bagi anak-anak terdampak.

Masyarakat berharap musim bencana segera berakhir agar perayaan Lebaran tetap berlangsung meriah. Sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci utama dalam memulihkan kondisi Waisakai agar lebih kuat ke depan. Polres pun berjanji akan terus mendampingi warga hingga desa kembali normal sepenuhnya.​

Dapatkan berita viral, trending, tentang rakyat paling menarik lainnya, eksklusif hanya di seputaran NASIB RAKYAT sumber informasi terkini yang selalu terupdate.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari polresternate.com
  • Gambar Kedua dari polresternate.com