Kondisi darurat terjadi di Munjul setelah tanggul jebol, menyebabkan banjir dan memaksa warga mengungsi ke sejumlah titik pengungsian.
Sabtu malam, 21 Maret 2026, tanggul sungai di RW 02 Kelurahan Munjul, Cipayung, Jakarta Timur, jebol akibat hujan deras. Air masuk Gang Tower setinggi betis orang dewasa dan merendam puluhan rumah warga. Camat Cipayung segera koordinasi evakuasi ke tiga titik pengungsian, dibantu BPBD dan PMI.
Temukan rangkuman informasi menarik tentang rakyat lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di NASIB RAKYAT.
Jebolnya Tanggul Bikin Panik
Tanggul sungai kecil di belakang Gang Tower ambruk pukul 20.00 WIB. Air kiriman dari hulu Depok langsung memenuhi permukiman padat RW 02. Ketinggian air 40-60 cm masuk ruang tamu dan kamar, warga angkat barang berharga tergesa-gesa.
Video viral @infomunjul tunjukkan air deras masuk rumah kayu semi permanen. Warga teriak panik evakuasi anak-anak dan lansia. Listrik padam total, hanya senter HP penerang di tengah lumpur hitam pekat.
RT 03/006 dan RT 09/004 paling parah terendam. Drainase tersumbat sampah Lebaran memperparah luapan. Situasi Minggu pagi air masih genangi 20 rumah, akses jalan setapak lumpuh total.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Respons Pemerintah Dan Bantuan
Satpol PP Cipayung kerahkan 75 personel bantu angkut perabot warga. Pompa air 6 unit kerja 24 jam, target surut 24 jam. Anggaran darurat Dinsos Jaktim Rp300 juta layani logistik pengungsi.
Satpolairud BPBD DKI pantau debit air Ciliwung dan Cisadane hulu. Hujan diprediksi reda Minggu malam, kiriman air Bogor jadi kunci pemulihan. Target warga pulang Selasa sebelum arus balik mudik.
Lurah Munjul koordinasi 15 banjar adat salurkan makanan tambahan. Warga tetangga gantian jaga rumah kosong antisipasi rawan begal Lebaran. Solidaritas kampung padat jadi penutup manis di tengah bencana.
Baca Juga: Sedih Banget! Banjir Kepung Ciracas Jaktim, Warga Terpaksa Mengungsi!
Proses Evakuasi Darurat
Camat Diman tetapkan tiga titik pengungsian resmi: Balai RW 02, Mushola Al-Hidayah, dan Kantor Kelurahan Munjul. Total 87 KK atau 215 jiwa mengungsi bawa kasur gulung dan pakaian ganti. Rubber boat BPBD evakuasi 12 lansia.
PMI Jaktim salurkan 300 paket sembako: beras 5 kg, mie instan, susu UHT, selimut. Posko kesehatan tangani 25 kasus ISPA dan diare pengungsi anak. Kolplay karet 5 unit kerja nonstop buang 1.000 liter/menit.
Warga Gang Mawar RT 009/004 cerita evakuasi dramatis balita pakai ring life buoy Damkar. Anak kecil menangis kehilangan baju Lebaran basah kuyup. Koordinasi Satpel SDA Jaktim pasang tanggul darurat sementara.
Kondisi Terkini Dan Imbauan
Pada Minggu pukul 14.00 WIB, air telah surut sekitar 70% menjadi 10–20 cm, namun menyisakan lumpur setebal 15 cm seperti karpet. Kondisi rumah masih berbau apek dan amis, sementara aliran listrik belum normal selama 12 jam. Warga pun membersihkan puing sambil tetap melaksanakan salat Id di mushola pengungsian.
BPBD DKI kembali mengimbau warga untuk menghindari bermain air banjir karena berisiko leptospirosis. Layanan hotline 112 tersedia gratis selama 24 jam untuk kebutuhan evakuasi darurat. Warga di Gang Tower juga memasang karung pasir sebagai langkah sementara sambil menunggu perbaikan tanggul permanen.
Pemprov DKI menargetkan normalisasi drainase di wilayah Munjul dapat selesai pada tahun 2026. Proyek Waduk Batu Licin di Cipayung juga dipercepat guna mencegah luapan air berulang. Banjir saat Lebaran ini menjadi pengingat penting akan dampak iklim ekstrem di era sekarang.
Dapatkan berita viral, trending, tentang rakyat paling menarik lainnya, eksklusif hanya di seputaran NASIB RAKYAT sumber informasi terkini yang selalu terupdate.
- Gambar Utama dari megapolitan.kompas.com
- Gambar Kedua dari infoindonesia.id