Darurat! 7 Kecamatan di Pasuruan Masih Tergenang Banjir, Warga Terisolasi!

sejumlah kecamatan Pasuruan terendam banjir sejumlah kecamatan Pasuruan terendam banjir
Bagikan

Situasi darurat melanda Pasuruan, tujuh kecamatan masih terendam banjir hingga membuat sejumlah warga terisolasi dan membutuhkan bantuan segera.

sejumlah kecamatan Pasuruan terendam banjir

Hujan deras lebih dari dua jam menyebabkan beberapa daerah aliran sungai di Kabupaten Pasuruan meluap dan merendam tujuh kecamatan. Genangan air berlangsung sampai Rabu pagi, dengan ketinggian bervariasi hingga 1,5 meter di titik terparah. Puluhan desa dan ribuan rumah terendam, sebagian jalan tak bisa dilalui, sehingga warga pun sempat terisolasi.

Temukan rangkuman informasi menarik tentang rakyat lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di .

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Lokasi Kecamatan Yang Masih Terendam

Tujuh kecamatan di Kabupaten Pasuruan yang masih terendam banjir adalah Rejoso, Bangil, Gondangwetan, Grati, Kraton, Kedunggalar, serta sebagian kawasan di Tambakrejo. Di Bangil, desa seperti Tambakan, Manaruwi, dan Kelurahan Kalianyar masih tergenang, sehingga akses jalan menjadi terbatas. Ketinggian air di sebagian desa di sana mencapai hingga 1,5 meter.

Di Kecamatan Grati, genangan melanda Kawungon, Kebrukan, dan beberapa permukiman lain, dengan air berkisar 40–100 sentimeter. Kondisi ini membuat jalan desa sulit dilalui kendaraan. Sementara di Gondangwetan, desa Tenggilis, Arputih, dan Ranggeh masih terendam, meski sebagian genangan mulai berkurang.

Di Kraton, genangan masih terlihat di Desa Kareh dan Sukorejo, dengan air yang bervariasi di masing‑masing lokasi. Warga pun menghindari ruas jalan yang terlihat terlalu dalam. BPBD dan pemerintah desa terus memantau ketinggian air dan kondisi akses jalan menuju permukiman yang terdampak.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Kondisi Warga Dan Akses Jalan

Sebagian desa tergenang hingga puluhan sentimeter, sehingga jalan gang, jalan desa, dan jalur utama sempat tidak bisa dilewati kendaraan roda dua maupun pikap. Warga yang rumahnya terendam bisa bergerak ke area yang lebih tinggi, tetapi aktivitas harian menjadi terhambat. Kebanyakan fokus pada kebutuhan dasar, seperti air bersih, makanan, dan obat‑obatan.

Beberapa warga memilih bertahan di bagian rumah yang masih kering, sementara lainnya mengungsi ke rumah sanak famili atau balai desa. Posko pengungsian sementara sudah berjalan dengan bantuan relawan, BPBD, TNI, dan polisi. Namun, terbatasnya akses jalan membuat distribusi bantuan lebih lambat.

Jalan yang terendam juga menghambat warga mengakses pasar, puskesmas, dan sekolah. Aktivitas normal seperti sekolah dan berdagang sempat terhenti di sejumlah desa. Kondisi ini memperpanjang situasi darurat, meski di sebagian wilayah air mulai tampak berkurang.

Baca Juga: Klaim Pemulihan Aceh 100% Dipertanyakan, Ini Fakta Lapangannya

Respons Penanganan Banjir di Pasuruan

 Respons Penanganan Banjir di Pasuruan

BPBD Kabupaten Pasuruan bersama BPBD Provinsi Jawa Timur terus memantau ketinggian air dan kondisi sungai di sekitar daerah terdampak. Tim gabungan, termasuk TNI, Polri, relawan, dan Basarnas, dibantu mobil tangki air dan perahu karet untuk evakuasi dan logistik. Pusat pengendali bencana terus meng-update data warga terdampak dan lokasi prioritas.

Pemerintah desa dan kelurahan mengimbau warga untuk tidak melintasi genangan yang arusnya kuat dan melaporkan rumah yang rusak parah. Sementara, ribuan rumah terdampak dan ratusan warga mengungsi telah tercatat, meski angka terus diperbarui. Kordinasi antar lembaga diharapkan mempercepat penanganan saat air mulai surut.

Para petugas juga meninjau kondisi jembatan, jalan, dan saluran air yang tergenang. Sebagian jalan mulai bisa dilalui, namun sebagian masih tergenang air dan lumpur. Pembersihan saluran, penguatan tanggul, dan normalisasi sungai dijadwalkan menjadi prioritas agar banjir tak mudah terjadi lagi saat hujan turun kembali.

Dampak Jangka Pendek Dan Harapan Warga

Banjir membuat warga fokus pada kebutuhan pokok, seperti makanan, air bersih, dan tempat aman untuk sementara. Sekolah, pasar, dan aktivitas rumahan sempat terhenti karena jalan lumpuh dan kekhawatiran keselamatan. Warga berharap genangan segera surut agar kehidupan bisa kembali normal secepatnya.

Mereka juga meminta perbaikan jangka panjang, seperti peninggian tanggul, normalisasi sungai, dan perbaikan drainase yang kerap jadi penyebab banjir. Sebagian mengaku sering kebanjiran saat hujan deras dan berharap pemerintah lebih serius mengatasi akar masalah. Mereka menginginkan Kabupaten Pasuruan menjadi lebih tangguh menghadapi musim hujan.

Warga mengapresiasi kehadiran tim tanggap darurat dan relawan yang cepat membantu. Namun, mereka meminta informasi dari pemerintah lebih jelas, misalnya soal perkiraan air surut dan skema bantuan. Dengan koordinasi yang baik, harapannya peristiwa ini bisa menjadi momentum untuk penataan pengelolaan air dan pemukiman di masa depan.

Dapatkan berita viral, trending, tentang rakyat paling menarik lainnya, eksklusif hanya di seputaran NASIB RAKYAT sumber informasi terkini yang selalu terupdate.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari surabaya.kompas.com
  • Gambar Kedua dari jatim.antaranews.com