Kasus viral di Nunukan, pasien meninggal dunia usai IGD Puskesmas diduga menolak penanganan, Publik tuntut klarifikasi dan keadilan.
Media sosial kembali diguncang oleh kabar memilukan dari Nunukan. Seorang pasien dilaporkan meninggal dunia setelah diduga tidak mendapatkan penanganan medis di IGD sebuah puskesmas.
Peristiwa ini dengan cepat menjadi viral dan memicu kemarahan publik, sekaligus mempertanyakan standar pelayanan kesehatan di fasilitas pemerintah. Simak informasi terbaru dan terviral yang akan di bahas hanya ada di NASIB RAKYAT.
Ayo bergabung di chanel whatsapp Nasibrakyat, dapatkan informasi terkini lebih cepat
IGD Puskesmas Diduga Tolak Penanganan
Kasus dugaan keterlambatan penanganan medis di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, menjadi sorotan publik setelah sebuah video memperlihatkan kemarahan keluarga pasien di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Puskesmas Lumbis. Video tersebut viral di media sosial dan memicu gelombang kritik terhadap layanan kesehatan, khususnya terkait kesiapsiagaan IGD yang seharusnya beroperasi selama 24 jam.
Dalam narasi yang beredar, seorang warga Desa Tulin Onsoi bernama Natal (44) dilaporkan meninggal dunia setelah diduga tidak segera mendapatkan penanganan medis darurat. Peristiwa ini menyentuh emosi publik dan menimbulkan pertanyaan serius soal standar operasional prosedur (SOP) pelayanan gawat darurat di fasilitas kesehatan pemerintah.
Kronologi Pasien Dilarikan Ke IGD Puskesmas Lumbis
Menurut keterangan saksi mata sekaligus sopir korban, Jhon Tobon, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (19/12/2025) siang. Natal dijemput dari Asrama Desa Ubol Alung dalam kondisi sakit, muntah-muntah, dan wajah pucat kekuningan. Korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung.
Sekitar pukul 12.15 Wita, setibanya di lokasi, IGD dilaporkan dalam kondisi kosong tanpa pelayanan aktif. Pihak puskesmas disebut menyampaikan bahwa tenaga medis sedang istirahat dan melaksanakan ibadah, serta pelayanan baru akan dibuka kembali pada pukul 14.00 Wita.
Padahal, kondisi pasien saat itu dinilai membutuhkan penanganan darurat secepatnya. Ketiadaan layanan IGD dalam situasi kritis inilah yang kemudian memicu kemarahan keluarga pasien.
Baca Juga: Miris Papua Dilanda Banjir, Kayu Gelondongan Runtuhkan Jembatan
Kondisi Memburuk Hingga Pasien Dinyatakan Meninggal Dunia
Karena tidak mendapatkan penanganan selama kurang lebih satu jam tiga puluh menit, kondisi Natal semakin memburuk. Sekitar pukul 13.30 Wita, keluarga memutuskan membawa korban menuju Puskesmas SP Tulin Onsoi untuk mencari pertolongan lanjutan.
Namun di tengah perjalanan, tepatnya di sekitar Jembatan Mansalong, kondisi Natal kembali kritis. Ia mengalami muntah hebat dan akhirnya rombongan memutuskan putar balik ke Puskesmas Lumbis.
Rombongan tiba kembali sekitar pukul 14.00 Wita. Sayangnya, menurut keterangan saksi, tenaga medis di IGD belum sepenuhnya siap untuk melakukan tindakan darurat seperti pemacuan jantung. Tak lama berselang, Natal dinyatakan meninggal dunia.
Protes Warga Dan Sorotan Terhadap SOP Layanan IGD
Peristiwa tersebut terekam dalam video berdurasi 2 menit 44 detik dan diunggah oleh sejumlah akun media lokal, salah satunya akun Instagram @kaltara_raya. Video tersebut telah ditonton lebih dari 14.600 kali dan memicu reaksi keras dari warganet.
Masyarakat mempertanyakan komitmen pelayanan kesehatan, khususnya kesiapan IGD yang seharusnya siaga 24 jam tanpa jeda. Banyak pihak menilai kejadian ini sebagai bentuk dugaan kelalaian serius yang perlu dievaluasi secara menyeluruh.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Puskesmas Lumbis maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus tersebut. Tim media masih berupaya melakukan konfirmasi lanjutan, Publik pun menunggu kejelasan dan langkah konkret agar kejadian serupa tidak kembali terulang
Dugaan Penolakan Pasien Di IGD Puskesmas Nunukan Jadi Sorotan Publik
Kasus ini memicu perhatian luas masyarakat karena IGD puskesmas seharusnya memberikan pelayanan darurat tanpa penundaan. Dugaan penolakan pasien menimbulkan pertanyaan serius terkait kepatuhan terhadap SOP dan tanggung jawab layanan kesehatan publik.
Jangan lewatkan kabar terbaru dan paling ramai dibicarakan, eksklusif di NASIB RAKYAT.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari arina.id
- Gambar Kedua dari alodokter.com