Harga sejumlah sayuran di Kota Kendari melonjak tajam setelah banjir di wilayah Konda mengganggu jalur distribusi dari daerah pemasok utama.
Kondisi ini membuat pasokan ke pasar berkurang dan memaksa pedagang menjual sayuran dengan kualitas rendah. Situasi tersebut juga menimbulkan keluhan dari pembeli karena harga kebutuhan pokok menjadi tidak stabil. Dampaknya terasa langsung di pasar tradisional Kendari. Kondisi ini sudah berlangsung sejak beberapa hari terakhir.
Temukan rangkuman informasi menarik tentang rakyat lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di NASIB RAKYAT.
Dampak Banjir Terhadap Pasokan Sayur
Banjir yang terjadi di wilayah Konda, Kabupaten Konawe Selatan, menyebabkan terganggunya distribusi sayuran menuju Kota Kendari. Akses jalan yang biasanya menjadi jalur utama pengiriman kini terhambat air dan lumpur. Situasi ini membuat kendaraan pengangkut sulit melintas.
Sejumlah pedagang mengaku pasokan dari petani tidak lagi datang secara rutin seperti sebelumnya. Kondisi ini membuat mereka harus mencari sumber lain dengan harga yang lebih mahal. Hal tersebut turut memperlambat proses penjualan di pasar.
Gangguan distribusi tersebut membuat ketersediaan sayur di pasar tradisional mulai menurun drastis dalam beberapa hari terakhir. Hal ini juga memicu ketidakseimbangan antara permintaan dan pasokan.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Harga Naik di Pasar Tradisional
Terbatasnya pasokan membuat harga berbagai jenis sayuran mengalami kenaikan signifikan di pasaran. Beberapa komoditas bahkan naik hingga dua kali lipat dari harga normal. Kondisi ini mulai dirasakan oleh seluruh lapisan pembeli.
Pedagang menyebut kenaikan ini tidak bisa dihindari karena harga dari pemasok juga ikut melonjak akibat kelangkaan barang. Mereka terpaksa menyesuaikan harga jual agar tetap bisa bertahan. Tekanan biaya operasional juga semakin meningkat.
Kondisi ini membuat banyak konsumen mengeluh karena daya beli mereka semakin tertekan oleh kenaikan harga kebutuhan harian. Sebagian warga mulai mengurangi jumlah belanja untuk menyesuaikan kondisi ekonomi.
Baca Juga: Darurat Banjir! Asahan Terendam, 532 Jiwa Terdampak Dan Ratusan Rumah Rusak
Pedagang Terpaksa Jual Sayur Buangan
Akibat sulitnya mendapatkan stok berkualitas, sebagian pedagang memilih menjual sayur yang sudah menurun kualitasnya. Sayuran tersebut tetap dijual agar tidak sepenuhnya terbuang. Langkah ini dianggap paling realistis dalam situasi saat ini.
“Dulu dianggap tidak bernilai dan dibuang, kini justru menjadi komoditas mahal sehingga dibersihkan dan dijual seharga Rp5.000 per dua ikat, sementara yang kualitasnya lebih bagus bisa mencapai harga lebih tinggi,” ujar narasumber, Kamis (14/5/2026). Pernyataan ini menggambarkan perubahan kondisi pasar secara drastis.
Meski masih layak konsumsi, sayuran tersebut tidak lagi segar seperti biasanya. Pedagang mengaku ini menjadi satu-satunya cara untuk tetap memperoleh pendapatan. Mereka berharap kondisi segera kembali normal.
Keluhan Konsumen dan Kondisi Pasar
Kenaikan harga serta menurunnya kualitas sayur membuat konsumen merasa kesulitan memenuhi kebutuhan harian. Banyak warga terpaksa mengurangi jumlah belanja mereka di pasar. Situasi ini mulai dirasakan secara luas oleh masyarakat.
Sebagian masyarakat juga mencoba mencari pasar lain untuk mendapatkan harga yang lebih terjangkau, meski kondisi serupa tetap terjadi di banyak tempat. Hal ini menunjukkan dampak yang merata di berbagai wilayah.
Situasi ini menunjukkan bahwa dampak banjir tidak hanya dirasakan pedagang dan petani, tetapi juga langsung mempengaruhi kehidupan masyarakat luas. Kondisi ini berpotensi berdampak pada inflasi daerah jika terus berlanjut.
Dapatkan berita viral, trending, tentang rakyat paling menarik lainnya, eksklusif hanya di seputaran NASIB RAKYAT sumber informasi terkini yang selalu terupdate.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari lajur.co
- Gambar Kedua dari liputan6.com