Setelah diterjang banjir bandang di Tapanuli Tengah, seorang ibu, Sri Kasnita Tambunan, tetap berjuang membuka usaha kue kering.
Meski rumahnya belum pulih dan suaminya belum bekerja tetap, Sri tetap semangat memenuhi pesanan kue, membantu keluarga dan saudaranya mendapatkan penghasilan tambahan. Kisah ini menjadi bukti ketangguhan dan harapan yang muncul di tengah kesulitan, serta solidaritas warga menghadapi bencana.
Temukan rangkuman informasi menarik tentang rakyat lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di NASIB RAKYAT.
Semangat Bangkit di Tengah Luka Banjir
Di tengah kondisi yang belum sepenuhnya pulih akibat banjir, seorang warga di Tukka, Tapanuli Tengah, Sri Kasnita Tambunan, memilih untuk tidak menyerah pada keadaan. Ia tetap berusaha bangkit dengan membuka pemesanan kue kering menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Sri, yang tinggal di Kelurahan Bona Lumban, Kecamatan Tukka, menghadapi situasi sulit pasca bencana banjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025. Meski kekhawatiran akan banjir susulan masih menghantui, ia tetap berupaya mencari penghasilan tambahan demi memenuhi kebutuhan keluarga.
Baginya, kebahagiaan anak-anak menjadi motivasi terbesar. Dengan kondisi ekonomi keluarga yang belum stabil, Sri merasa memiliki tanggung jawab untuk tetap berjuang agar tradisi Lebaran tetap bisa dirasakan oleh keluarganya, terutama bagi kedua anaknya.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!
Bertahan di Tengah Keterbatasan
Sri harus menanggung beban ekonomi keluarga bersama suaminya yang kini hanya bekerja serabutan. Sebelumnya, sang suami bekerja sebagai teknisi mesin pendingin pada sebuah perusahaan minuman bersoda, namun pasca bencana, pekerjaan tersebut tidak lagi memberikan pemasukan yang pasti.
Selain menghidupi dua orang anak, Sri juga memiliki tanggung jawab membantu orang tuanya. Kondisi ini membuatnya tidak memiliki banyak pilihan selain tetap berusaha mencari penghasilan, meskipun di tengah keterbatasan dan ancaman bencana yang belum sepenuhnya usai.
Usaha membuat kue kering menjadi salah satu jalan yang ia tempuh. Aktivitas ini bukan hal baru bagi Sri, karena sebelumnya ia memang sudah terbiasa memproduksi dan menjual kue kepada tetangga sekitar sebagai tambahan penghasilan keluarga.
Baca Juga: Darurat Infrastruktur! Warga Cisolok Urunan Tambal Jalan, Pemerintah Mana!
Usaha Kue Kering Yang Terus Bertahan
Menjelang Lebaran, permintaan kue kering meningkat cukup signifikan. Sri pun menerima berbagai pesanan untuk aneka kue seperti choco chips, nastar, kembang goyang, hingga akar kelapa yang menjadi andalannya. Produksi dilakukan secara sederhana di dapur rumahnya dengan satu oven berukuran sedang.
Meski pesanan meningkat, Sri memilih untuk membatasi jumlah produksi. Ia masih diliputi kekhawatiran akan kondisi cuaca yang tidak menentu, yang bisa memicu banjir susulan. Setiap kali hujan turun, ia harus bersiap mengamankan barang-barang berharga.
Dalam proses produksinya, Sri telah menghabiskan sekitar 18 kilogram tepung untuk membuat beberapa jenis kue. Harga yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari Rp80 ribu hingga Rp160 ribu per kilogram, tergantung jenis kue yang dipesan pelanggan.
Harapan dan Kebersamaan Saat Bencana
Usaha kecil yang dijalankan Sri tidak hanya membantu keluarganya, tetapi juga memberikan dampak bagi orang di sekitarnya. Ia mengajak saudarinya untuk ikut membantu proses produksi, sehingga dapat memberikan tambahan penghasilan di tengah kondisi sulit.
Sariani Tambunan, salah satu kerabat yang turut membantu, mengaku sangat terbantu dengan adanya usaha ini. Baginya, pekerjaan tersebut menjadi sumber pemasukan yang penting untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus persiapan menjelang Lebaran.
Meski rumah Sri masih menyisakan bekas banjir di dinding dan atap, semangatnya tidak surut. Ia terus berjuang dengan harapan kondisi akan segera membaik, serta mampu menghadirkan kebahagiaan sederhana bagi keluarganya di Hari Raya nanti.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari news.detik.com
- Gambar Kedua dari sulteng.antaranews.com