Banjir dan longsor melanda OKU secara tiba-tiba, merusak permukiman warga, sementara polisi bergerak cepat melakukan evakuasi korban terdampak.
Bencana banjir bandang disertai tanah longsor melanda Dusun Manduriang, Kecamatan Banding Agung, Kabupaten OKU Selatan, Sumsel pada Sabtu malam (28/3/2026). Hujan deras sejak pukul 18.30 WIB picu longsor gemuruh dari belakang permukiman. 32 KK terdampak, satu korban luka ringan, beberapa rumah hancur total.
Temukan rangkuman informasi menarik tentang rakyat lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di NASIB RAKYAT.
Kronologi Bencana Dahsyat
Longsor pertama terjadi pukul 19.00 WIB dengan suara gemuruh keras dari bukit. Material tanah deras timpa 5 rumah di pinggir sungai Manduriang. Warga panik lari selamatkan nyawa saat longsor volume 200 m³.
Pukul 20.00 WIB banjir bandang susul dari hulu sungai, arus deras 3 meter per detik seret bangunan kayu. Satu rumah tertimbun longsor, 3 lainnya kebanjiran setinggi dada orang dewasa. Listrik padam total 4 jam.
Satu warga luka ringan tertimpa genteng terbang, langsung ditangani medis Posyandu. Korban trauma berat, anak-anak menangis ketakutan sepanjang malam. BMKG catat curah hujan 150 mm/jam.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Respons Polisi dan BPBD
Polsek Banding Agung terjunkan 25 personel pukul 21.00 WIB evakuasi warga pakai perahu karet. Koordinasi cepat dengan BPBD OKU Selatan dan TNI AD bantu angkut korban ke balai desa. Kapolres OKU pastikan nol korban jiwa.
Posko terpadu didirikan jam 23.00 di Lapangan Merdeka Manduriang. Polwan bantu bagi selimut dan pakaian kering untuk 120 pengungsi. Tim SAR gali material cari barang tertimbun sejak subuh Minggu.
Dapur umum beroperasi Minggu pagi oleh Polres OKU dan Pemkab. Menu nasi ikan asin, sayur bayam plus susu anak disiapkan untuk 32 KK. Logistik beras 500 kg dan telur 1.000 butir tiba dari Polda Sumsel.
Baca Juga: Mencekam! Belasan Desa di Kuningan Dihajar Cuaca Ekstrem Seketika!
Kerusakan Infrastruktur Parah
Rumah kepala dusun tertimbun hingga 70% oleh material longsor, sementara jalan desa terputus sepanjang 300 meter. Jembatan gantung pun nyaris putus, membuat akses ke puskesmas terisolasi selama 12 jam. Di sisi lain, sekitar 20 hektar sawah jagung hancur akibat tergenang lumpur, memperparah kerugian warga.
Pohon durian raksasa yang tumbang menutup saluran irigasi, menyebabkan kerugian petani hingga Rp150 juta. Gardu listrik ikut rusak, sehingga PLN membutuhkan waktu sekitar dua hari untuk pemulihan. Selain itu, sumur warga tercemar dan memaksa mereka menggunakan air galon sebagai solusi sementara.
Sekolah dasar di Manduriang mengalami kerusakan pada atap seng hingga 50% dan diliburkan selama tiga hari. Masjid setempat juga kebanjiran setinggi 30 cm, membuat karpet sajadah rusak total. Secara keseluruhan, kerugian material ditaksir mencapai Rp2 miliar berdasarkan kajian BPBD.
Pemulihan dan Imbauan Waspada
Pemerintah Kabupaten OKU menetapkan status siaga darurat selama tujuh hari dan mengalokasikan dana Rp1 miliar untuk bantuan. Bupati turun langsung ke lapangan pada Minggu siang dengan membagikan terpal dan perahu karet kepada warga terdampak. Langkah cepat ini dilakukan agar penanganan berjalan efektif, dengan target kondisi kembali normal dalam tiga hari ke depan.
Kabid Humas Polda Sumsel mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi banjir susulan karena cuaca ekstrem diperkirakan masih berlanjut. Masyarakat diminta menghindari aktivitas malam di bantaran sungai serta memantau sirine peringatan desa. Sementara itu, tim assessment BPBD juga telah memasang lima plang peringatan di titik rawan longsor sebagai langkah antisipasi.
Warga bergotong royong membersihkan lumpur pada Senin pagi dengan pendampingan aparat kepolisian untuk menjaga keselamatan. Program penanaman 5.000 bibit bambu juga digencarkan guna mencegah longsor di masa mendatang. Di sisi lain, relawan PMI bersiaga selama 24 jam untuk memantau kondisi kesehatan para pengungsi.
Dapatkan berita viral, trending, tentang rakyat paling menarik lainnya, eksklusif hanya di seputaran NASIB RAKYAT sumber informasi terkini yang selalu terupdate.
- Gambar Utama dari detik.com
- Gambar Kedua dari sumsel.idntimes.com