Sebanyak 657 rumah di Kendari, Sulawesi Tenggara, terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.

Hujan deras yang mengguyur Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menyebabkan banjir yang merendam ratusan rumah warga. Sebanyak 657 rumah tercatat terdampak genangan air dengan ketinggian yang bervariasi di beberapa titik. Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu dan memaksa sebagian masyarakat mencari tempat yang lebih aman.
Temukan rangkuman informasi menarik tentang rakyat lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya diĀ NASIB RAKYAT.
Hujan Deras Picu Banjir di Kendari
Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kota Kendari sejak beberapa jam sebelumnya. Curah hujan yang tinggi membuat sejumlah saluran air tidak mampu menampung debit air yang terus meningkat. Kondisi ini menyebabkan air meluap ke pemukiman warga.
Beberapa kawasan di dataran rendah mengalami genangan lebih cepat dibandingkan wilayah lain. Air mulai memasuki rumah warga dan merendam perabotan di dalamnya. Warga berupaya menyelamatkan barang-barang penting sebelum air semakin tinggi.
Selain itu, hujan yang terus berlangsung memperburuk kondisi di lapangan. Warga mulai kesulitan bergerak karena akses jalan ikut tergenang. Situasi ini membuat aktivitas sehari-hari terhenti sementara.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
š„ Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
š² DOWNLOAD SEKARANG
Ratusan Rumah Terdampak Genangan
Data sementara mencatat sebanyak 657 rumah di berbagai wilayah Kendari terendam banjir. Warga di beberapa kelurahan mengalami dampak paling parah akibat tingginya genangan air. Kondisi ini memaksa mereka mengamankan diri ke tempat yang lebih tinggi.
Sebagian warga memilih mengungsi ke rumah kerabat yang tidak terdampak banjir. Mereka membawa barang-barang penting untuk menghindari kerugian lebih besar. Situasi ini berlangsung sejak air mulai masuk ke dalam rumah.
Selain rumah warga, beberapa fasilitas umum juga ikut terdampak. Jalan lingkungan tidak dapat dilalui kendaraan karena tertutup air. Hal ini membuat mobilitas warga semakin terbatas.
Baca Juga:Ā Geger! Longsor Tutup Akses Jalan Ngadirenggo Wlingi, Aparat dan Warga Bergerak Cepat
Respons Cepat Pemerintah dan Aparat

Pemerintah Kota Kendari langsung merespons situasi banjir dengan mengerahkan tim ke lokasi terdampak. Mereka melakukan pemantauan di sejumlah titik untuk mengetahui kondisi terkini. Langkah ini dilakukan untuk menentukan tindakan penanganan yang tepat.
Aparat juga membantu warga yang membutuhkan evakuasi ke tempat aman. Mereka bekerja sama dengan relawan untuk mengevakuasi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Proses evakuasi berlangsung di tengah kondisi cuaca yang masih tidak stabil.
Selain itu, pemerintah mulai menyiapkan posko darurat di beberapa titik. Posko ini berfungsi sebagai tempat penampungan sementara bagi warga terdampak. Bantuan logistik juga mulai disalurkan secara bertahap.
Kendala Drainase dan Dampak Lingkungan
Banjir di Kendari juga berkaitan dengan kondisi drainase yang tidak mampu menampung debit air hujan. Saluran air di beberapa wilayah mengalami penyempitan akibat sedimentasi. Kondisi ini mempercepat terjadinya genangan.
Selain itu, pertumbuhan kawasan permukiman yang cukup pesat juga mempengaruhi daya serap air. Banyak area terbuka berubah menjadi bangunan sehingga air hujan tidak memiliki jalur resapan yang cukup. Hal ini memperburuk dampak banjir.
Warga berharap pemerintah dapat memperbaiki sistem drainase agar kejadian serupa tidak terus berulang. Mereka juga menginginkan solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah banjir di kota tersebut.
Harapan Warga dan Penanganan Lanjutan
Warga terdampak berharap banjir segera surut agar mereka dapat kembali beraktivitas normal. Mereka juga menantikan bantuan dari pemerintah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa darurat. Situasi ini menjadi tantangan besar bagi masyarakat setempat.
Selain bantuan darurat, warga juga meminta adanya perbaikan infrastruktur pengendalian banjir. Mereka ingin pemerintah fokus pada solusi jangka panjang agar risiko banjir dapat berkurang di masa depan. Harapan ini muncul dari pengalaman banjir yang terus berulang.
Pemerintah daerah berkomitmen melanjutkan penanganan di lapangan hingga kondisi kembali normal. Mereka juga berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem drainase kota. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan kota terhadap bencana banjir.
Dapatkan berita viral, trending, tentang rakyat paling menarik lainnya, eksklusif hanya di seputaranĀ NASIB RAKYATĀ sumber informasi terkini yang selalu terupdate.
Sumber Gambar:
- Gambar pertama dari detikcom
- Gambar kedua dari Tribunnews.com