Rumah Lansia di Muba Tiba-Tiba Roboh, Dinding Sungai Bataleke Diduga Bergeser Bikin Warga Panik

Rumah Lansia di Muba Tiba-Tiba Roboh, Dinding Sungai Bataleke Diduga Bergeser Bikin Warga Panik Rumah Lansia di Muba Tiba-Tiba Roboh, Dinding Sungai Bataleke Diduga Bergeser Bikin Warga Panik
Bagikan

Longsor di Kecamatan Lais, Musi Banyuasin, merusak dua rumah warga hingga satu rumah lansia roboh akibat dugaan pergeseran tembok penahan Sungai Bataleke.

Rumah Lansia di Muba Tiba-Tiba Roboh, Dinding Sungai Bataleke Diduga Bergeser Bikin Warga Panik

NASIB RAKYAT akan mengulas kejadian rumah warga yang terdampak longsor di Muba, mulai dari kondisi korban, dugaan penyebab bencana, hingga langkah pemerintah daerah dalam menangani situasi darurat tersebut.

NONTON GRATIS LIVE STREAMING STADIONLIVE NONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

Rumah Lansia Roboh Setelah Longsor Terjadi di Sungai Bataleke

Longsor yang terjadi di kawasan Kecamatan Lais membuat dua rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat berbeda. Rumah semi permanen milik Rohima (70) menjadi bangunan yang mengalami dampak paling parah hingga tidak lagi bisa digunakan.

Pergeseran tembok penahan sungai atau dam di aliran Sungai Bataleke diduga menjadi penyebab utama longsor tersebut. Kondisi tanah yang tidak stabil membuat bagian rumah warga terdampak dan mengalami kerusakan.

Selain rumah Rohima, bangunan milik Fauzan juga terkena imbas kejadian tersebut. Meski mengalami kerusakan ringan, rumah tersebut tetap membutuhkan penanganan agar kondisi tidak semakin memburuk.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Kerugian Capai Ratusan Juta, Warga Selamat dari Bencana

Akibat kejadian tersebut, Rohima mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp150 juta. Sementara itu, rumah Fauzan mengalami kerugian sekitar Rp20 juta.

Beruntung, peristiwa longsor tersebut tidak menyebabkan korban jiwa. Warga sekitar langsung membantu proses evakuasi barang-barang yang masih dapat diselamatkan dari rumah yang terdampak.

Petugas bersama perangkat desa juga melakukan pendataan terhadap kebutuhan para korban. Langkah tersebut bertujuan agar bantuan yang diberikan dapat sesuai dengan kondisi masyarakat yang terdampak.

Baca Juga: Bansos Bakal Berubah! Mensos Bongkar Skema Baru Penyaluran Lewat KDMP

Bupati Muba Perintahkan Penanganan Darurat

Bupati Musi Banyuasin Toha Tohet langsung meminta jajaran terkait bergerak ke lokasi kejadian. Ia menginstruksikan Camat Lais, Dinas Sosial, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memberikan penanganan kepada warga.

Menurut Toha, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Ia meminta petugas segera membantu korban sekaligus memastikan kebutuhan mendesak warga dapat terpenuhi.

“Saya telah memerintahkan Camat Lais, Dinas Sosial, dan BPBD untuk segera turun ke lokasi memberikan penanganan, mendata kebutuhan korban, serta menyalurkan bantuan,” ujar Toha.

Pemkab Muba Selidiki Dugaan Pergeseran Tembok Sungai

Pemerintah Kabupaten Muba juga melakukan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Muba.

Koordinasi tersebut bertujuan untuk menindaklanjuti dugaan pergeseran tembok penahan sungai yang memicu longsor. Pemerintah ingin memastikan penyebab pasti kejadian sekaligus menentukan langkah perbaikan agar bencana serupa tidak kembali terjadi.

Petugas di lapangan juga mengamankan area sekitar lokasi. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah warga mendekati titik rawan yang masih berpotensi mengalami pergerakan tanah.

Pencegahan Longsor Susulan Jadi Perhatian Pemerintah

Pemkab Muba masih memantau perkembangan kondisi di sekitar Sungai Bataleke. Pemerintah daerah bersama pihak terkait akan mengambil langkah lanjutan untuk mengurangi risiko longsor susulan.

Selain membantu korban, petugas juga melakukan inventarisasi barang milik warga yang masih bisa digunakan. Pemerintah turut mengusulkan bantuan sosial bagi keluarga yang terdampak akibat bencana tersebut.

Kejadian longsor di Kecamatan Lais menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan keselamatan permukiman warga yang berada di sekitar aliran sungai. Pemerintah berharap penanganan cepat dapat mencegah dampak yang lebih besar di kemudian hari.