Pemerintah menyiapkan skema baru penyaluran bansos melalui KDMP, Mensos Gus Ipul mengungkap rencana perubahan mekanisme bantuan bagi masyarakat.
Skema ini menjadi langkah pemerintah untuk memperluas akses bantuan sekaligus memperkuat peran koperasi di tingkat desa dan kelurahan. Nantinya, masyarakat penerima manfaat bisa mendapatkan layanan bansos melalui jaringan KDMP yang tersebar di berbagai daerah.
Mensos Ungkap Rencana Penyaluran Bansos Lewat KDMP
Gus Ipul menjelaskan pemerintah sedang menyiapkan mekanisme agar sejumlah bantuan sosial tidak hanya berjalan melalui transfer bank. Pemerintah ingin memanfaatkan jaringan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai jalur tambahan.
Saat ini, Kemensos menyalurkan dua program utama, yaitu Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan bantuan tunai bersyarat Program Keluarga Harapan (PKH).
Kedua bantuan tersebut selama ini biasanya masuk melalui rekening penerima manfaat. Namun, pemerintah melihat KDMP memiliki potensi untuk membantu proses penyaluran di tingkat masyarakat.
“Tentu ke depan kita akan coba juga bisa disalurkan melalui Kopdes. Karena di Kopdes nanti ada gerai-gerai, salah satunya gerai dari Bank Himbara,” ujar Gus Ipul.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
KDMP Akan Jadi Jalur Baru Akses Bantuan Masyarakat
Gus Ipul mengatakan Kemensos sudah menjalin komunikasi dengan Kementerian Koperasi dan sejumlah pihak terkait. Pembahasan tersebut mencakup kesiapan lokasi KDMP yang nantinya dapat mendukung penyaluran bansos.
Pemerintah berharap keberadaan koperasi desa bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat. Warga tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga dapat lebih dekat dengan layanan ekonomi di wilayahnya.
Rencana uji coba penyaluran melalui KDMP ditargetkan mulai berjalan pada Agustus. Pemerintah akan melihat kesiapan infrastruktur dan sistem yang tersedia sebelum memperluas penerapannya.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan masyarakat penerima bantuan.
Baca Juga:Â Geger di Lubuklinggau! Warga Takut Isi Data Sensus Ekonomi, Khawatir Bantuan Sosial Hilang
Presiden Prabowo Dorong Penguatan Program KDMP
Dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, pemerintah membahas perkembangan program KDMP.
Gus Ipul menyebut Presiden memberikan arahan agar pelaksanaan koperasi desa terus diperkuat. Pemerintah ingin KDMP tidak hanya menjadi tempat kegiatan ekonomi, tetapi juga mendukung berbagai program sosial.
Melalui program tersebut, penerima manfaat bansos juga didorong untuk ikut terlibat dalam ekosistem koperasi desa.
Pemerintah berharap masyarakat dapat memperoleh manfaat lebih luas melalui pemberdayaan ekonomi yang berjalan bersamaan dengan bantuan sosial.
Penyaluran Bansos Lewat KDMP Masuk Program Prioritas Pemerintah
Rencana penyaluran bansos melalui KDMP berkaitan dengan pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Aturan tersebut mendorong penerima manfaat bantuan sosial untuk menjadi bagian dari KDMP. Pemerintah ingin menggabungkan program bantuan dengan upaya meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Selain membantu penyaluran bansos, Kemensos juga mendapat tugas untuk mendukung pemasaran produk yang dihasilkan penerima manfaat program pemberdayaan sosial.
Jaringan KDMP nantinya dapat menjadi tempat promosi dan pemasaran berbagai produk masyarakat desa.
Pembangunan KDMP Terus Dikebut Hingga Target 35 Ribu Unit
Pemerintah terus mempercepat pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di berbagai wilayah Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Koperasi, sebanyak 15.845 KDMP sudah selesai dibangun hingga pertengahan Juli 2026. Sementara itu, 19.539 koperasi lainnya masih dalam tahap pembangunan.
Pemerintah menargetkan pembangunan fisik 35.000 KDMP dapat selesai pada Agustus 2026. Dengan jumlah jaringan yang semakin luas, pemerintah berharap KDMP mampu mendukung berbagai program nasional, termasuk penyaluran bansos dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Perubahan skema ini masih membutuhkan persiapan teknis agar pelaksanaannya berjalan lancar. Pemerintah akan terus mengevaluasi kesiapan KDMP sebelum menerapkan sistem tersebut secara lebih luas.