Banjir melanda Probolinggo, Pemkab bergerak cepat mengevakuasi ribuan warga terdampak untuk mengurangi risiko dan kerugian.
Banjir setinggi hingga 1,5 meter melanda lima kecamatan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Minggu dini hari. Musibah ini menyebabkan ribuan warga harus dievakuasi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dengan sigap langsung bergerak cepat untuk menanggulangi dampak banjir dan memastikan keselamatan warganya.
Temukan rangkuman informasi menarik tentang rakyat lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di NASIB RAKYAT.
Kondisi Darurat Akibat Jebolnya Tanggul
Banjir dahsyat yang melanda Kabupaten Probolinggo pada Minggu dini hari disebabkan oleh jebolnya tanggul di pinggiran sungai. Kejadian ini mengakibatkan permukiman warga di lima kecamatan terendam air dengan cepat, menciptakan situasi darurat yang membutuhkan penanganan segera.
Lima kecamatan yang terdampak banjir meliputi Krejengan, Kraksaan, Besuk, Gading, serta Kecamatan Kotaanyar, khususnya di Desa Tambak Ukir. Kecamatan Kraksaan menjadi wilayah terdampak paling parah, dengan ketinggian air yang mencapai 1,5 meter di beberapa lokasi.
Menurut Kepala Pelaksana BPBD Probolinggo, Oemar Sjarief, banjir di Kraksaan merupakan yang terbesar dalam beberapa dekade terakhir. Ketinggian air yang bervariasi menyebabkan banyak rumah terendam dan akses jalan terputus, memperparah kondisi darurat yang ada.
Respon Cepat Dan Koordinasi Penanganan
Menyikapi bencana ini, BPBD Probolinggo segera berkoordinasi dengan TNI, Polri, dan berbagai unsur terkait untuk melakukan evakuasi massal. Prioritas utama adalah menyelamatkan warga yang rentan, seperti yang sakit, lansia, anak-anak, dan ibu hamil, ke tempat yang lebih aman.
Warga yang sakit dirujuk ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis segera. Sementara itu, para lansia dievakuasi ke Kantor Kecamatan Kraksaan, yang dijadikan posko sementara, untuk mendapatkan perawatan dan tempat berlindung yang layak.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto, turun langsung ke lapangan atas arahan Bupati Mohammad Haris dan Wakil Bupati Fahmi AHZ. Kehadiran Sekda memastikan proses evakuasi berjalan optimal dan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi dengan baik.
Baca Juga: Mahasiswa STIK, Perbaiki Rumah Korban Banjir Bandang di Aceh Barat
Evaluasi Dan Langkah Pencegahan Jangka Panjang
Sekda Ugas bersama jajarannya juga meninjau wilayah Patemon di Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan. Di lokasi ini, ditemukan tumpukan sampah yang menghambat aliran sungai, memperparah luapan air dan memperlihatkan pentingnya kesadaran lingkungan.
Menanggapi masalah tersebut, Pemkab Probolinggo berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi tanggul dan normalisasi aliran sungai. Langkah ini bertujuan untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang dan menjaga keberlangsungan lingkungan.
Selain penanganan darurat, Sekda Ugas juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai dan tidak mendirikan bangunan di sempadan sungai. Ini merupakan bagian krusial dari solusi bersama untuk mitigasi risiko banjir jangka panjang.
Bantuan Dan Pemantauan Berkelanjutan
Sebagai bentuk kepedulian, Pemkab Probolinggo mendistribusikan bantuan sementara berupa nasi bungkus untuk memenuhi kebutuhan sahur warga terdampak di lima kecamatan tersebut. Bantuan ini menjadi vital mengingat waktu kejadian yang bertepatan dengan dini hari.
Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sekadar memantau kondisi. Pemkab memastikan bahwa kebutuhan dasar warga terpenuhi dan penanganan bencana berjalan cepat serta terkoordinasi dengan baik.
Pemkab Probolinggo akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi lintas sektor hingga kondisi benar-benar normal. Masyarakat juga diimbau untuk menjaga kebersihan aliran sungai guna meminimalkan risiko banjir di masa mendatang dan mendukung upaya pemerintah.
Dapatkan berita viral, trending, tentang rakyat paling menarik lainnya, eksklusif hanya di seputaran NASIB RAKYAT sumber informasi terkini yang selalu terupdate.
- Gambar Utama dari jatim.antaranews.com
- Gambar Kedua dari beritasatu.com