Geger! Hujan Deras Picu Banjir di Tabanan, BPBD Selamatkan 20 Warga!

Hujan deras melanda Tabanan hingga menyebabkan banjir Hujan deras melanda Tabanan hingga menyebabkan banjir
Bagikan

Hujan deras melanda Tabanan hingga menyebabkan banjir, membuat 20 warga terjebak. BPBD segera turun tangan, menyelamatkan mereka dengan cepat.

Hujan deras melanda Tabanan hingga menyebabkan banjir

Hujan deras melanda Kabupaten Tabanan, Bali, menyebabkan banjir di Desa Kediri, Kecamatan Kediri. Peristiwa ini merendam tiga rumah dan berdampak pada tiga kepala keluarga atau sekitar 20 jiwa. Kejadian ini menjadi perhatian serius mengingat potensi cuaca ekstrem masih mengintai. Respon cepat BPBD Tabanan menjadi kunci penanganan awal bencana.

Temukan rangkuman informasi menarik tentang rakyat lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di .

Banjir di Desa Kediri Dan Dampaknya

Banjir terjadi pada Senin (23/2/2026) sekitar pukul 18.00 Wita, saat hujan deras mengguyur Tabanan tanpa henti. Curah hujan yang tinggi menyebabkan genangan air merendam rumah-rumah penduduk di Desa Kediri, menciptakan situasi darurat bagi warga setempat. Kedalaman air cukup signifikan, menghambat aktivitas normal.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tabanan, I Nyoman Srinadha Giri, mengonfirmasi bahwa tiga rumah warga tergenang. Dampak langsung dari banjir ini dirasakan oleh 3 kepala keluarga dengan total 20 jiwa. Angka ini mencakup seluruh anggota keluarga yang tinggal di rumah-rumah yang terendam tersebut.

Rincian warga yang terdampak meliputi I Nyoman Riana (5 jiwa), I Made Suena (8 jiwa), dan I Wayan Madia (7 jiwa). Beruntung, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Fokus utama saat ini adalah memastikan keselamatan dan pemulihan bagi para korban banjir.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Respon Cepat BPBD Tabanan

Laporan kejadian banjir diterima oleh BPBD Tabanan pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 09.00 Wita. Setelah laporan masuk, BPBD segera menggerakkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi kejadian. Kecepatan respon ini penting untuk meminimalkan dampak lebih lanjut dan memberikan bantuan segera kepada warga.

Operator Pusdalops BPBD Tabanan dengan sigap mengerahkan personel dan menyiapkan armada serta sarana prasarana yang dibutuhkan untuk penanganan di lapangan. Koordinasi yang baik antara tim di pusat dan tim di lapangan memastikan bahwa bantuan dapat disalurkan secara efektif dan efisien.

Tim di lapangan segera melakukan asesmen dan membantu warga yang terdampak. Mereka juga memantau kondisi genangan air dan memastikan tidak ada potensi bahaya susulan. Kehadiran petugas BPBD memberikan rasa aman dan dukungan moral bagi masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Baca Juga: Mencekam! Warga Terjebak Banjir Denpasar, TNI AL Bali Turun Tangan!

Himbauan Dan Peringatan Cuaca Ekstrem

 Himbauan Dan Peringatan Cuaca Ekstrem

BPBD Tabanan secara proaktif mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Ini mengingat bahwa cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan, sehingga kesiapsiagaan sangat dibutuhkan. Informasi mengenai prakiraan cuaca terus dipantau.

I Nyoman Srinadha Giri menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung cukup lama. Masyarakat diimbau untuk mengenali tanda-tanda awal banjir dan mengambil langkah-langkah pencegahan, seperti membersihkan saluran air di sekitar rumah.

Pihak BPBD juga terus melakukan koordinasi dengan BMKG dan pihak terkait lainnya untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai kondisi cuaca. Himbauan dan peringatan akan terus disampaikan kepada masyarakat melalui berbagai saluran komunikasi, memastikan informasi penting tersebar luas.

Kondisi Terkini Dan Upaya Pemulihan

Saat ini, kondisi genangan air di Desa Kediri dilaporkan mulai surut secara bertahap. Hal ini memberikan kelegaan bagi warga dan petugas yang berada di lokasi. Surutnya air memungkinkan proses pembersihan dan pemulihan dapat segera dimulai dengan lebih efektif.

Warga bersama petugas bahu-membahu melakukan pembersihan material sisa banjir di rumah masing-masing. Lumpur, sampah, dan puing-puing lainnya dibersihkan untuk mengembalikan kondisi lingkungan seperti semula. Semangat gotong royong terlihat jelas dalam upaya pemulihan ini.

Meskipun genangan air mulai surut, BPBD tetap mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan pasca-banjir guna mencegah penyakit. Edukasi mengenai pentingnya sanitasi dan kebersihan diri juga diberikan untuk menjaga kesehatan warga.

Dapatkan berita viral, trending, tentang rakyat paling menarik lainnya, eksklusif hanya di seputaran NASIB RAKYAT sumber informasi terkini yang selalu terupdate.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari denpasar.kompas.com
  • Gambar Kedua dari instagram.com