Banjir di Jakarta masih menggenangi satu RT pada Minggu pagi, warga terdampak melakukan evakuasi mandiri, petugas terus memantau debit air.
Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Sabtu malam meninggalkan jejak banjir di beberapa wilayah. Pada Minggu pagi, sebagian besar kawasan sudah surut, namun satu RT di Jakarta Timur masih terendam air setinggi 50-70 sentimeter. Warga melakukan evakuasi mandiri dan menyelamatkan barang berharga.
Temukan rangkuman informasi menarik tentang rakyat lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di NASIB RAKYAT.
Daerah Terdampak Banjir
Sejak malam, beberapa RW di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan mengalami genangan air. Mayoritas wilayah sudah surut setelah petugas membuka pintu air dan warga melakukan pompa manual.
Satu RT masih terdampak cukup parah dengan akses jalan utama tergenang. Ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa sehingga aktivitas warga terganggu. Sekolah dan kantor sekitar mengimbau staf dan siswa untuk menunda aktivitas hingga kondisi aman.
Warga terdampak mengungsi sementara ke rumah kerabat atau dataran lebih tinggi. Beberapa warga memilih tetap di rumah dengan mengamankan barang-barang penting di atas lantai.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Penanganan dan Evakuasi
Petugas BPBD Jakarta langsung menurunkan tim ke lokasi yang masih terendam. Mereka membagikan bantuan logistik berupa air bersih, makanan, dan selimut untuk warga.
Evakuasi dilakukan secara hati-hati untuk menghindari risiko terseret arus atau terkena benda tajam yang terbawa air. Koordinasi dengan warga juga dilakukan agar penyelamatan bisa efektif.
Selain itu, Satpol PP membantu mengatur arus lalu lintas di jalan utama agar kendaraan tetap bisa melintas dengan aman. Masyarakat dihimbau tetap waspada dan mengikuti arahan petugas.
Baca Juga: NTB Siapkan Aturan Tambang Rakyat, Walhi: Lingkungan Bisa Terancam!
Penyebab dan Faktor Pendukung
Curah hujan tinggi menjadi pemicu utama banjir. Sistem drainase di RT terdampak masih terbatas sehingga genangan tidak cepat surut.
Selain itu, sampah dan sedimentasi di saluran air turut memperlambat aliran. Petugas melakukan pembersihan saluran agar air bisa segera mengalir ke sungai terdekat.
Warga juga diingatkan agar tidak membuang sampah sembarangan agar potensi banjir tidak bertambah parah. Kesadaran kolektif menjadi salah satu kunci pengurangan risiko banjir.
Dampak Bagi Warga dan Aktivitas
Banjir menyebabkan aktivitas warga terganggu, termasuk anak-anak yang tidak bisa bersekolah dan orang dewasa yang menunda pekerjaan. Beberapa kendaraan terendam sehingga mobilitas terbatas.
Perekonomian RT terdampak karena toko dan warung terpaksa tutup. Petugas berupaya membantu mendistribusikan kebutuhan pokok agar warga tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Selain itu, warga yang tetap di rumah menghadapi risiko listrik dan sanitasi terganggu. Mereka diminta tetap waspada terhadap arus listrik dan menjaga kebersihan untuk mencegah penyakit.
Prediksi Cuaca dan Langkah Antisipasi
BMKG memprediksi hujan akan kembali turun pada siang hingga sore hari di beberapa wilayah Jakarta. Warga diimbau memantau debit air dan menyiapkan jalur evakuasi.
Petugas terus memantau pintu air, sungai, dan saluran drainase. Koordinasi dengan RT dan RW setempat memastikan informasi cepat tersampaikan kepada warga terdampak.
Langkah antisipasi meliputi menyiapkan pompa air, evakuasi barang berharga ke lantai atas, dan tetap berada di lokasi aman hingga air surut sepenuhnya. Kesadaran dini bisa mengurangi risiko banjir lebih parah.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari Kompas Megapolitan
- Gambar Kedua dari Kompas.tv