Hujan Deras Picu Banjir Hebat di Magetan, Jalan-jalan Hancur dan Terputus!

Hujan Deras Picu Banjir Hebat di Magetan Hujan Deras Picu Banjir Hebat di Magetan
Bagikan

Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Magetan memicu banjir hebat di sejumlah wilayah, merendam permukiman dan jalan utama.

Hujan Deras Picu Banjir Hebat di Magetan

Tanggul jebol, aspal jalan terkelupas, dan fasilitas umum seperti masjid, sekolah, serta panti terdampak. Warga panik, beberapa rumah dan hajatan terendam, sementara petugas BPBD dan kepolisian bergerak cepat melakukan penanganan dan rekayasa lalu lintas. Banjir mulai surut setelah beberapa jam.

Temukan rangkuman informasi menarik tentang rakyat lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di .

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Magetan Terendam Banjir Usai Hujan Lebat

Hujan deras mengguyur Kabupaten Magetan pada Sabtu (4/4/2026) sore, menyebabkan banjir melanda sejumlah kawasan. Genangan air terutama muncul di dataran rendah dan ruas jalan utama, mengganggu aktivitas warga serta arus lalu lintas.

Salah satu wilayah terdampak adalah Jalan Raya Magetan–Sarangan, tepatnya di depan SMA Negeri 3 Magetan, Desa Campursari, Kecamatan Sidorejo. Tanggul talut di lokasi jebol akibat derasnya aliran air, memicu air meluap ke badan jalan.

Akibatnya, kemacetan panjang terjadi di jalur utama tersebut. Warga terpaksa mengatur kendaraan sendiri, sementara petugas kepolisian dan BPBD mulai meninjau lokasi untuk menilai dampak dan menyiapkan langkah tanggap darurat.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Dampak Banjir pada Permukiman dan Acara Warga

Banjir juga menyerang permukiman warga di Jalan Patimura, Kelurahan Selosari, Kecamatan Magetan. Ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 50 sentimeter, masuk ke dalam rumah dan merendam perabotan warga.

Di Desa Kalang, Kecamatan Sidorejo, luapan air bahkan merusak tenda hajatan pernikahan. Meja dan kursi tamu terseret arus, sementara panitia dan warga berusaha menyelamatkan barang-barang. Banjir ini berasal dari meluapnya area persawahan setelah hujan deras mengguyur wilayah itu selama hampir tiga jam.

Selain itu, fasilitas umum di Jalan Mayjen Sungkono, Kelurahan Sukowinangun, turut terdampak. Banjir merusak masjid, sekolah, panti asuhan, dan mengelupaskan aspal jalan, menimbulkan kerugian material yang cukup besar bagi masyarakat.

Baca Juga: Badai Datang! Angin Kencang Dan Hujan Es Terjang 3 Kecamatan di Klaten

Suara Warga dan Langkah Cepat Penanganan

Suara Warga dan Langkah Cepat Penanganan

Seorang warga, Monika, menceritakan bahwa banjir datang disertai suara gemuruh yang merusak infrastruktur. “Tadi hujan deras, terdengar suara gemuruh. Banjir merusak aspal dan menggenangi sekolah, panti, dan masjid. Sudah bolak-balik lapor, tapi belum ada tanggapan,” ujarnya.

Warga lainnya, Suyoto, segera mematikan aliran listrik di masjid dan mengevakuasi barang-barang agar tidak rusak. “Saya langsung mematikan listrik masjid dan mengevakuasi barang di dalam,” katanya, menekankan pentingnya kesigapan warga saat bencana.

Petugas BPBD Kabupaten Magetan, Nino Pratikta, menambahkan bahwa banjir tidak hanya menjebol tanggul talut di depan SMA Negeri 3, tetapi juga merendam sejumlah kawasan permukiman di wilayah kota. Petugas terus melakukan pemantauan dan membantu warga terdampak.

Tindakan Darurat dan Rekayasa Lalu Lintas

Banjir dilaporkan mulai surut sekitar tiga jam setelah hujan reda. Meski begitu, hingga malam hari, petugas masih berjaga di lokasi terdampak, terutama di Jalan Mayjen Sungkono, di mana aspal jalan mengelupas sepanjang sekitar 15 meter akibat terjangan banjir.

Kapolsek Magetan, AKP Ika Wardani, menyebut pihak kepolisian telah melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan dan kecelakaan. Arus kendaraan dari pusat kota menuju Terminal Magetan maupun sebaliknya dialihkan melalui Jalan Mayjen Sukowati.

Selain itu, petugas BPBD bersama relawan terus membantu membersihkan genangan air, memantau tanggul yang rawan jebol, serta memastikan fasilitas umum dan rumah warga tidak mengalami kerusakan lebih parah. Warga diimbau tetap waspada saat hujan deras terjadi kembali.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari beritajatim.com
  • Gambar Kedua dari radarmadiun.jawapos.com