Hujan Deras Picu Longsor Susulan Di Jalur Belayu–Kukuh Tabanan, Akses Nyaris Lumpuh

Hujan Deras Picu Longsor Susulan Di Jalur Belayu–Kukuh Tabanan, Akses Nyaris Lumpuh Hujan Deras Picu Longsor Susulan Di Jalur Belayu–Kukuh Tabanan, Akses Nyaris Lumpuh
Bagikan

Hujan deras yang mengguyur wilayah Tabanan kembali memicu bencana tanah longsor susulan di tebing Jalan Belayu–Kukuh, Kecamatan Marga.

Hujan Deras Picu Longsor Susulan Di Jalur Belayu–Kukuh Tabanan, Akses Nyaris Lumpuh

Peristiwa yang terjadi pada Rabu sore itu membuat kondisi jalur penghubung antar desa semakin mengkhawatirkan dan rawan dilalui kendaraan. Material tanah yang terus bergerak di sekitar tebing membuat struktur jalan di beberapa titik tampak tidak stabil dan berpotensi membahayakan pengguna jalan. Simak selengkapnya hanya di NASIB RAKYAT.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Hujan Deras Picu Longsor Susulan

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, kembali memicu pergerakan tanah di jalur penghubung Desa Peken Belayu dengan Desa Kukuh. Longsor susulan terjadi pada Rabu sore dan membuat kondisi tebing di sisi jalan semakin mengkhawatirkan. Material tanah dalam jumlah cukup besar kembali meluncur ke bawah hingga mengarah ke aliran Sungai Yeh Ge.

Peristiwa ini terjadi tidak lama setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut. Warga sekitar sempat merekam momen runtuhnya sebagian tebing yang terlihat semakin rapuh. Tidak hanya tanah, sejumlah vegetasi seperti pohon juga ikut terbawa arus longsoran menuju dasar sungai.

Pemerintah setempat menyebut kondisi ini sebagai lanjutan dari longsor sebelumnya yang belum sepenuhnya stabil. Akibat curah hujan yang terus meningkat, struktur tanah di lokasi menjadi semakin labil dan mudah tergerus air.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Material Longsor Bawa Pohon Besar

Longsor susulan yang terjadi kali ini dilaporkan membawa material dalam jumlah lebih besar dibanding kejadian sebelumnya. Salah satu pohon berukuran cukup besar terlihat ikut tumbang dan terseret bersama tanah ke arah sungai di bawah tebing. Kondisi ini membuat aliran air Sungai Yeh Ge mengalami peningkatan debit secara tiba-tiba.

Gelombang air yang terbentuk akibat jatuhan material tersebut bahkan sempat mencapai area sekitar wantilan pura di dekat sungai. Warga yang berada di sekitar lokasi mengaku terkejut dengan derasnya arus air yang muncul secara mendadak setelah longsor terjadi.

Menurut keterangan aparat setempat, kondisi ini menunjukkan bahwa struktur tanah di area tersebut masih sangat tidak stabil. Hujan yang terus turun mempercepat proses pengikisan tanah di bagian tebing yang sebelumnya sudah mengalami longsor awal.

Baca Juga: Akhir Pencarian! Remaja Hilang di Parangtritis Ditemukan Tak Bernyawa

Jalur Belayu–Kukuh Dibatasi

Jalur Belayu–Kukuh Dibatasi

Sebagai langkah antisipasi, pihak berwenang langsung membatasi akses kendaraan di jalur Belayu–Kukuh. Kendaraan dengan tonase besar untuk sementara waktu dilarang melintas karena dikhawatirkan dapat memperparah kondisi tebing yang sudah mengalami kerusakan.

Petugas di lapangan juga melakukan pemantauan terhadap pergerakan tanah di sekitar lokasi longsor. Beberapa titik dinilai masih berpotensi mengalami longsor susulan jika hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi dalam waktu dekat.

Selain pembatasan kendaraan, warga sekitar juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan. Aktivitas di dekat area tebing dan aliran sungai diimbau untuk sementara dihentikan demi keselamatan.

Risiko Longsor Susulan Masih Tinggi

Pihak kecamatan bersama tokoh masyarakat telah melaporkan kejadian ini kepada instansi terkait di tingkat provinsi. Upaya ini dilakukan agar penanganan darurat dapat segera dilakukan untuk mencegah dampak yang lebih besar.

Warga di sekitar lokasi juga telah mendapatkan imbauan resmi untuk tidak beraktivitas terlalu dekat dengan area longsor. Kekhawatiran akan terjadinya longsor susulan ketiga menjadi perhatian serius karena kondisi tanah masih sangat rentan.

Sejumlah bangunan usaha di sekitar lokasi bahkan sudah dikosongkan sementara sebagai langkah pencegahan. Langkah ini diambil untuk menghindari risiko apabila terjadi pergerakan tanah lanjutan yang lebih besar.

Kesimpulan

Peristiwa longsor susulan di jalur Belayu–Kukuh Tabanan menunjukkan bahwa kondisi alam di wilayah tersebut masih sangat tidak stabil akibat curah hujan tinggi. Material tanah yang terus bergerak menjadi tanda bahwa potensi bahaya masih belum sepenuhnya mereda.

Pembatasan kendaraan dan imbauan kepada warga menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko korban maupun kerusakan tambahan. Namun, tanpa penanganan struktur tebing secara menyeluruh, ancaman longsor susulan masih dapat terjadi sewaktu-waktu.

Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap perubahan cuaca ekstrem, terutama di wilayah rawan bencana seperti kawasan perbukitan dan tebing sungai.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari regional.kompas.com
  • Gambar Kedua dari regional.kompas.com