Miris! 28 Rumah di Derwati Bandung Terendam Banjir, Warga Harap Bantuan

28 Rumah di Derwati Bandung Terendam Banjir 28 Rumah di Derwati Bandung Terendam Banjir
Bagikan

Sebanyak 28 rumah di Derwati, Kota Bandung, terendam banjir sehingga warga terdampak berharap segera mendapat bantuan dari pemerintah.

28 Rumah di Derwati Bandung Terendam Banjir

Banjir kembali menghantam kawasan pemukiman di Kelurahan Derwati, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung. Kali ini, sebanyak 28 rumah di dua RT di wilayah Gang Swadana II terendam air akibat intensitas hujan yang tinggi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung mencatat bahwa genangan bahkan masuk hingga ke dalam rumah warga.

Temukan rangkuman informasi menarik tentang rakyat lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di .

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Lokasi dan Skala Dampak Banjir

Banjir di Derwati teridentifikasi di RT 06 dan RT 07 RW 04, tepatnya di kawasan Gang Swadana II. Data BPBD menunjukkan delapan rumah terdampak di RT 06, sementara 20 rumah lainnya di RT 07 ikut terendam dengan genangan yang lebih lama surut.

Ketinggian air di permukiman warga mencapai sekitar setinggi betis orang dewasa, dengan sebagian area memiliki genangan lebih dalam. Kondisi ini membuat warga kesulitan beraktivitas normal di dalam rumah, termasuk menjalankan aktivitas sehari‑hari.

Selain permukiman, ruas jalan di Jalan Derwati juga terendam, sehingga arus lalu lintas dari dua arah menjadi tersendat. Genangan air menghambat kendaraan roda dua dan roda empat, sehingga mobilitas warga baik untuk kerja, sekolah, maupun berbelanja sempat terganggu.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Dampak Bagi Warga dan Aktivitas Harian

Warga di RT 06 dan RT 07 mengaku aktivitas sehari‑hari sempat lumpuh akibat banjir yang masuk ke rumah. Ada yang harus mengungsikan perabotan ke tempat lebih tinggi, ada pula yang terpaksa menunda aktivitas kerja dan belajar anak.

Jalanan yang tergenang juga menyebabkan sejumlah sepeda motor mogok saat pengendara menerjang banjir. Ketinggian air mencapai sekitar 40 sentimeter, membuat mesin terendam dan kendaraan tidak bisa dilanjutkan.

Selain kerugian materi, banjir berpotensi mengganggu kesehatan karena air yang tergenang dapat menjadi sarang penyakit. Warga khawatir jika genangan tidak segera dibuang, risiko penyakit seperti diare, gatal‑gatal, dan masalah saluran pernapasan akan meningkat.

Baca Juga: Hampir Sepekan Terendam, Warga Dayeuhkolot Hidup Dengan Perahu

Respons BPBD dan Upaya Mitigasi

 Respons BPBD dan Upaya Mitigasi

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Bandung, Amires Pahala, menuturkan telah dilakukan asesmen lapangan di kawasan Jalan Derwati dan Gang Swadana II. Petugas BPBD turun ke lokasi untuk mengecek kondisi rumah yang terdampak dan memetakan kebutuhan penyedotan air.

BPBD mengimbau warga sekitar agar tetap berhati‑hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan. Koordinasi intens terjalin dengan pihak RT/RW, dinas terkait, serta pemerintah kelurahan untuk memastikan langkah penanganan berjalan cepat.

Selain penyedotan air, BPBD juga mendorong pemantauan drainase lingkungan dan pembersihan saluran air agar genangan tidak terus terjadi di hari‑hari mendatang. Keterlibatan warga dalam menjaga kebersihan selokan dan tidak membuang sampah sembarangan menjadi bagian dari upaya jangka panjang.

Harapan Warga dan Perlu Respons Lebih Besar

Sejumlah warga Derwati berharap pemerintah kota memberikan bantuan lebih nyata, bukan hanya penyedotan air sementara. Mereka meminta perbaikan infrastruktur drainase permanen, normalisasi sungai, dan solusi jangka panjang agar banjir di kawasan itu tidak terus menjadi langganan.

Warga juga menilai, perlu ada program pemantauan dan peringatan dini banjir di kawasan rawan, termasuk di Derwati, Rancasari. Dengan informasi yang lebih cepat, mereka bisa mengamankan barang berharga, mengungsi, atau meminta bantuan logistik lebih awal.

Insiden kali ini kembali mengingatkan bahwa Derwati adalah salah satu titik rawan banjir di Kota Bandung. Masyarakat berharap banjir bukan lagi menjadi “tamuan” tahunan, melainkan dijadikan krusial oleh pemerintah untuk memperbaiki tata air dan mendorong keterlibatan warga dalam penanganan bencana.

Dapatkan berita viral, trending, tentang rakyat paling menarik lainnya, eksklusif hanya di seputaran NASIB RAKYAT sumber informasi terkini yang selalu terupdate.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari detik.com
  • Gambar Kedua dari fokusjabar.id