Miris Nasib Janda Penjual Kerupuk di Probolinggo, Jatuh Bangun Berjuang hingga Lepas dari Bansos
Indri Diyah, janda penjual kerupuk di Probolinggo, berjuang menghidupi tiga anak dengan berjualan keliling menggunakan sepeda ontel setiap hari. Setiap hari, Indri mengayuh sepeda menempuh jarak belasan hingga puluhan kilometer. Ia mendatangi sekolah, perkantoran, pasar, hingga sejumlah lokasi yang ramai didatangi warga. Rutinitas tersebut ia jalani demi memastikan kebutuhan keluarganya tetap terpenuhi. Simak ulasan lengkapnya…