Warga Ceritakan Detik-Detik Guncangan Gempa Pacitan Terasa di DIY

Warga Ceritakan Detik-Detik Guncangan Gempa Pacitan Terasa di DIY Warga Ceritakan Detik-Detik Guncangan Gempa Pacitan Terasa di DIY
Bagikan

Gempa Pacitan magnitudo 5,6 terasa hingga DIY, membuat warga Yogyakarta dan Bantul sempat panik di siang hari tanpa peringatan sebelumnya.

Warga Ceritakan Detik-Detik Guncangan Gempa Pacitan Terasa di DIY

Banyak warga yang sedang beraktivitas langsung berhenti sejenak karena merasakan lantai dan bangunan bergoyang cukup jelas. Beberapa orang mengaku sempat tidak langsung menyadari bahwa yang mereka rasakan adalah gempa. Getaran datang begitu tiba-tiba, tanpa tanda-tanda awal yang membuat orang bisa bersiap. Simak ulasan lengkapnya dari NASIB RAKYAT.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Putri Sempat Kira Pusing Karena Lapar

Putri, warga Kota Yogyakarta, menceritakan pengalamannya saat gempa terjadi. Saat itu ia sedang duduk santai di sebuah warung makan sambil menunggu pesanan datang. Ketika lantai mulai bergetar, ia justru mengira dirinya sedang pusing karena belum makan siang.

“Awalnya tak kira nggliyeng karena belum makan siang, pas buka medsos ternyata gempa,” ujar Putri.

Setelah menyadari situasi sebenarnya, Putri langsung mengecek informasi di media sosial. Meski sempat kaget, ia memilih tetap tenang dan melanjutkan makan setelah kondisi terasa aman. Pengalaman itu membuatnya cukup terkejut karena tidak menyangka gempa bisa terasa hingga pusat kota.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Warga Bantul Rasakan Guncangan Saat Beristirahat

Damar, warga Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, juga merasakan guncangan yang cukup jelas. Saat gempa terjadi, ia sedang berbaring di lantai rumahnya. Kondisi itu membuat getaran terasa lebih kuat di tubuhnya.

“Cukup kuat guncangan gempanya karena sedang tiduran di lantai, jadi ya cukup kerasa banget,” kata Damar.

Ia langsung menyadari bahwa rumahnya sedang mengalami getaran. Tidak hanya dirinya, istri dan anaknya juga merasakan hal yang sama. Situasi itu membuat mereka sempat waspada dan memperhatikan kondisi sekitar.

Baca Juga: Sanitasi Huntara Korban Banjir Aceh Teratasi, Satgas PRR: Bantu Masyarakat Terdampak Bencana!

Warga Sekitar Sempat Keluar Rumah

Getaran gempa juga memicu reaksi spontan dari warga sekitar rumah Damar. Beberapa tetangga memilih keluar rumah untuk memastikan kondisi lebih aman. Mereka berkumpul di luar sambil menunggu guncangan benar-benar berhenti.

“Tetangga saya banyak yang keluar rumah, anak-anak juga ikutan keluar,” ucap Damar.

Meski tidak berlangsung lama, momen tersebut cukup membuat suasana lingkungan menjadi lebih ramai dari biasanya. Warga saling memastikan kondisi satu sama lain sebelum kembali masuk ke rumah masing-masing.

BMKG Catat Gempa Bermagnitudo 5,6

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa yang mengguncang wilayah DIY dan sekitarnya memiliki kekuatan magnitudo 5,6. Gempa tercatat terjadi pada pukul 14.47 WIB.

Pusat gempa berada di Kabupaten Pacitan dengan koordinat 8.96 Lintang Selatan dan 111.16 Bujur Timur. Lokasi episentrum berada sekitar 86 kilometer tenggara Pacitan. Getaran dari pusat gempa ini kemudian merambat hingga terasa di wilayah DIY dan beberapa daerah sekitarnya.

Warga Kembali Beraktivitas Setelah Situasi Kondusif

Setelah guncangan berhenti, warga perlahan kembali melanjutkan aktivitas masing-masing. Sebagian tetap memantau informasi dari media sosial dan sumber resmi untuk memastikan tidak ada gempa susulan yang signifikan.

Meski sempat membuat panik sesaat, situasi di Yogyakarta dan Bantul kembali normal dalam waktu singkat. Warga tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berada di dalam bangunan. Banyak yang kini lebih peka terhadap tanda-tanda getaran kecil sebagai langkah antisipasi di masa mendatang.