Banjir Rendam 22 Sekolah di Medan, Siswa Terpaksa Belajar Dari Rumah

Banjir Rendam 22 Sekolah di Medan, Siswa Terpaksa Belajar Dari Rumah
Bagikan

Hujan deras yang mengguyur Kota Medan menyebabkan banjir merendam 22 sekolah, mengganggu proses belajar-mengajar.

Banjir Rendam 22 Sekolah di Medan, Siswa Terpaksa Belajar Dari Rumah

Siswa terpaksa belajar dari rumah sementara guru dan pihak sekolah menyesuaikan jadwal pelajaran. Pemerintah kota bersama BPBD dan relawan bekerja cepat untuk mengevakuasi peralatan sekolah, membersihkan genangan air, dan mendistribusikan bantuan logistik. Simak dan ikutin terus berita terbaru dan terviral lainya yang hanya ada di NASIB RAKYAT.

Banjir Masih Rendam Puluhan Sekolah di Medan

Kota Medan masih menghadapi dampak banjir akibat hujan deras yang mengguyur sejak beberapa hari terakhir. Hingga saat ini, 22 sekolah dilaporkan masih terdampak genangan air, mengganggu aktivitas belajar-mengajar. Kondisi ini membuat sebagian siswa harus belajar dari rumah sementara waktu.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan menyebut, genangan air berkisar antara 20 hingga 50 sentimeter di halaman sekolah dan beberapa ruang kelas. Beberapa fasilitas, seperti perpustakaan dan ruang komputer, ikut terdampak sehingga tidak dapat digunakan sementara.

Orang tua dan guru mengaku khawatir akan kelangsungan proses pendidikan. Mereka berharap pemerintah segera menindaklanjuti dengan bantuan evakuasi, pembersihan, dan langkah mitigasi agar sekolah dapat beroperasi kembali dengan normal.

Situasi Sekolah dan Pengaruh Banjir Pada Belajar

Dari laporan lapangan, beberapa sekolah mengalami kerusakan ringan hingga sedang, seperti lantai basah, buku-buku tersiram air, dan peralatan belajar yang ikut terendam. Guru terpaksa menunda kegiatan praktikum atau pelajaran komputer karena ruang kelas belum layak pakai.

Siswa yang hadir di sekolah harus berjalan di genangan air, sehingga aktivitas belajar menjadi terganggu. Beberapa sekolah bahkan memanfaatkan kelas darurat atau memindahkan pelajaran ke aula yang lebih tinggi.

Selain itu, gangguan banjir ini juga memengaruhi jadwal ujian dan kegiatan ekstrakurikuler. Kepala sekolah menyatakan bahwa pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk menyesuaikan kalender akademik agar tidak merugikan siswa.

Baca Juga: Wamensos Kawal Distribusi Bantuan Korban Banjir di Aceh Tamiang

Langkah Penanggulangan dan Dukungan Pemerintah

Langkah Penanggulangan dan Dukungan Pemerintah

Pemerintah kota bersama BPBD dan Dinas Pendidikan telah menurunkan tim tanggap darurat ke lokasi terdampak. Mereka membantu proses evakuasi peralatan sekolah, pengurasan air, serta distribusi bantuan logistik seperti karpet, papan tulis, dan buku pengganti yang rusak.

Selain itu, petugas juga memasang pompa air untuk mempercepat pengeringan lantai dan halaman sekolah. Tim kebersihan bekerja bergantian untuk memastikan lingkungan sekolah kembali bersih dan aman untuk kegiatan belajar.

Beberapa sekolah juga menerima bantuan dari komunitas lokal dan relawan. Mereka membantu mengangkat barang-barang yang terendam dan memberikan donasi perlengkapan sekolah sementara. Kolaborasi ini menjadi kunci agar proses pemulihan sekolah lebih cepat dan efektif.

Ayo bergabung di chanel whatsapp Nasibrakyat, dapatkan informasi terkini lebih cepat

Harapan Pemulihan dan Pencegahan Banjir di Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan berharap seluruh sekolah terdampak bisa kembali beroperasi normal dalam beberapa hari ke depan. Mereka juga mengimbau kepala sekolah untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan menyiapkan langkah mitigasi internal.

Selain itu, pemerintah kota berencana melakukan perbaikan jangka panjang, termasuk pengecekan saluran air di sekitar sekolah, penguatan drainase, dan pembangunan tanggul kecil untuk mencegah genangan air kembali masuk ke area sekolah.

Orang tua dan guru diharapkan tetap mendukung langkah ini, sambil memastikan anak-anak tetap aman dan mendapatkan proses belajar yang layak. Dengan upaya bersama, diharapkan kegiatan belajar-mengajar di Medan bisa kembali normal dan risiko kerusakan akibat banjir bisa diminimalkan di masa mendatang.

Simak dan terus membaca untuk informasi lainya yang akan kami berikan yang terbaru dan terviral hanya ada di NASIB RAKYAT.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Utama dari sumut.jpnn.com
  2. Gambar Kedua dari www.rmolsumut.id