Duka Nias Selatan, Satu Orang Tewas Tertimbun Longsor, Ini Kronologinya

Satu Orang Tewas Tertimbun Longsor Nias Selatan Satu Orang Tewas Tertimbun Longsor Nias Selatan
Bagikan

Satu warga dinyatakan meninggal dunia akibat tanah longsor di Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara, pada Kamis, 9 April 2026.

Satu Orang Tewas Tertimbun Longsor Nias Selatan

Kejadian itu terjadi di Kecamatan Teluk Dalam, salah satu wilayah yang rawan bencana akibat kondisi geografis dan aktivitas penambangan batu. Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara mencatat korban hanya satu orang, tanpa ada pengungsi maupun korban luka lainnya.

Temukan rangkuman informasi menarik tentang rakyat lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di .

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Kronologi Terjadinya Longsor

Tanah longsor di Nias Selatan terjadi pada Kamis siang, 9 April 2026, di kawasan penambangan batu di Kecamatan Teluk Dalam. Banyak aktivitas menambang batu di perbukitan yang sudah menipis sehingga struktur tanah tidak lagi stabil. Curah hujan sebelumnya juga memperlemah kekuatan tanah, sehingga saat terjadi gerusan atau beban berat, longsor pun tak terhindarkan.

Ketika tebing menurun, material batu dan tanah menimpa area sekitar lokasi penambangan. Seorang pekerja atau warga yang berada di bawah tebing tidak sempat menyelamatkan diri dan langsung tertimbun. Saat kejadian, beberapa warga sempat melihat pergerakan tanah, namun tidak bisa menolong karena kecepatan runtuhan sangat cepat.

Pusdalops PB Sumatera Utara segera mencatat kejadian itu sebagai bencana lokal yang menimbulkan korban jiwa. Informasi awal menyebutkan korban satu orang, dan tidak ada laporan warga lainnya yang terluka atau perlu dievakuasi. BPBD setempat langsung mengirimkan data ke pusat untuk proses pendataan dan dokumentasi bencana di Nias Selatan.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Pemicu Longsor Dari Aktivitas Penambangan

Pusdalops PB Sumatera Utara menyebut aktivitas penambangan batu sebagai salah satu pemicu utama longsor di kawasan tersebut. Penambangan yang dilakukan di lereng curam tanpa pengamanan tebing memperbesar risiko runtuhan tanah. Selain itu, pola eksploitasi ilegal atau tidak berizin juga kerap mengabaikan kaidah keselamatan dan lingkungan.

Bukit‑bukit di sekitar Teluk Dalam memiliki jenis tanah yang tidak cukup kuat menahan air hujan dalam jumlah besar. Ketika digali atau dicungkil untuk mengekstraksi batu, bagian bawah tebing menjadi kosong dan mudah longsor. Penurunan vegetasi karena aktivitas penambangan juga mempercepat terjadinya erosi dan runtuhan tanah secara tiba‑tiba.

Sebelumnya, wilayah Nias Selatan sudah pernah dilanda kejadian serupa akibat penambangan batu, sehingga kasus terbaru ini menjadi peringatan bagi pemerintah daerah dan masyarakat. Pihak terkait diminta mengkaji kembali izin tambang, memperkuat pengawasan, serta menutup lokasi‑lokasi yang berisiko tinggi terjadi longsor di masa depan.

Baca Juga: Hujan 4 Jam Guncang Wonosobo! Longsor dan Pohon Tumbang Terjang Dua Kecamatan

Evakuasi dan Penanganan Pasca‑Longsor

 Evakuasi dan Penanganan Pasca‑Longsor

Setelah longsor terjadi, BPBD Nias Selatan bersama Pemerintah Kabupaten segera menurunkan tim penanganan darurat ke lokasi. Koordinasi dibangun dengan pemerintah desa setempat, kepolisian, dan tenaga kesehatan untuk melakukan evakuasi korban dan pemantauan kondisi lingkungan sekitar. Tim gabungan juga melakukan assesmen awal terhadap area terdampak.

Proses evakuasi korban berjalan dengan penuh kehati‑hatian, mengingat tebing masih berpotensi longsor susulan. Peralatan dasar dan perlengkapan keselamatan digunakan untuk mengevakuasi korban dari timbunan material. Korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk prosesi kembali sesuai adat.

Pemerintah daerah juga menutup sementara aktivitas penambangan di sekitar lokasi untuk menghindari kejadian serupa. Pihak terkait melakukan pengamatan terhadap potensi longsor lanjutan di sepanjang tebing. Masyarakat diminta tidak kembali ke area tersebut hingga dinilai aman, dan diimbau melaporkan jika melihat tanda‑tanda retakan tanah baru.

Dampak Sosial dan Langkah Pencegahan

Kasus longsor di Nias Selatan yang menewaskan satu orang menyadarkan masyarakat dan pemerintah akan risiko bencana. Warga diimbau tidak melakukan penambangan batu sembarangan tanpa izin dan memperhatikan keselamatan lingkungan.

Pemerintah daerah berencana memperketat pengawasan tambang serta meningkatkan sosialisasi di wilayah rawan longsor. BPBD akan turun langsung ke desa-desa untuk memberikan edukasi tentang tanda bahaya dan evakuasi.

Ke depan, Pemkab Nias Selatan akan bekerja sama dengan pemerintah provinsi untuk memetakan wilayah rawan longsor. Kawasan berisiko akan dibatasi, sementara daerah aman dikembangkan demi mencegah tragedi serupa terulang.

Dapatkan berita viral, trending, tentang rakyat paling menarik lainnya, eksklusif hanya di seputaran NASIB RAKYAT sumber informasi terkini yang selalu terupdate.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari metrotvnews.com
  • Gambar Kedua dari medan.pikiran-rakyat.com