BNPB menyerahkan kunci hunian tetap bagi korban bencana Siklon Senyar di Sumbar sebagai langkah pemulihan dan mendorong warga segera menempati rumah baru.
Sekretaris Utama BNPB Rustian menyerahkan kunci huntap mandiri kepada warga pada Jumat, 10 Juli 2026. Penyerahan tersebut menjadi simbol bahwa pemerintah mulai menghadirkan hunian yang lebih aman bagi masyarakat yang sebelumnya terdampak bencana. Simak ulasan lengkapnya dari NASIB RAKYAT.
BNPB Serahkan Kunci Huntap di Tiga Wilayah Sumbar
Prosesi penyerahan kunci berlangsung di tiga wilayah terdampak bencana, yaitu Kota Padang, Kota Pariaman, dan Kota Padang Panjang. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Pelaksana BPBD Sumbar, jajaran pemerintah daerah, perwakilan BNPB, serta masyarakat penerima manfaat.
Pembangunan huntap mandiri ini berjalan cukup cepat. BNPB mencatat proses pembangunan rumah contoh hanya membutuhkan waktu sekitar dua bulan sejak peletakan batu pertama dilakukan.
Rumah tersebut menjadi contoh awal sebelum pemerintah melanjutkan pembangunan hunian tetap bagi warga lain yang masuk dalam daftar penerima bantuan berdasarkan hasil verifikasi.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Rumah Baru Gunakan Teknologi Material Tahan Gempa
Huntap mandiri yang diserahkan BNPB menggunakan material SEPABLOCK atau Semen Padang Bata Interlock. Material inovatif dari PT Semen Padang tersebut menawarkan sistem pemasangan yang lebih praktis karena menggunakan konsep saling mengunci seperti susunan balok.
Teknologi ini memiliki sejumlah keunggulan, mulai dari proses pembangunan yang lebih cepat, mudah dipindahkan, ramah lingkungan, hingga memiliki ketahanan terhadap gempa.
Setiap unit rumah memiliki tipe 36 dengan fasilitas dua kamar tidur, satu ruang tamu, serta dapur. Desain tersebut menyesuaikan kebutuhan dasar keluarga agar warga dapat kembali menjalani aktivitas dengan nyaman setelah mengalami masa sulit akibat bencana.
Baca Juga:Â Target Ekonomi RI 2026 Terancam Melenceng? 3 Lembaga Dunia Ungkap Ramalan Mengejutkan
BNPB Ingatkan Warga Jangan Biarkan Huntap Kosong
Setelah menyerahkan kunci rumah, BNPB memberikan pesan khusus kepada warga penerima manfaat. Pemerintah meminta masyarakat segera menempati rumah baru tersebut dan tidak membiarkannya kosong.
Sekretaris Utama BNPB Rustian menegaskan bahwa rumah huntap sudah memenuhi standar kelayakan untuk ditempati. Ia juga memastikan material yang digunakan mampu menghadapi kondisi cuaca dan memberikan perlindungan bagi penghuni.
“Jangan sampai setelah dibangun Huntap tidak dihuni. Rumah ini sudah sangat layak, bahan aman, dan tahan hujan juga, jadi sangat aman,” ujar Rustian.
Pesan tersebut menjadi perhatian BNPB karena pembangunan hunian baru membutuhkan proses panjang dan dukungan berbagai pihak. Rumah yang sudah tersedia diharapkan benar-benar memberikan manfaat bagi korban bencana.
Pembangunan Huntap Berikutnya Segera Dilanjutkan
Setelah menyelesaikan rumah contoh, BNPB akan melanjutkan pembangunan huntap mandiri untuk warga lain yang terdampak. Pemerintah akan menggunakan data korban yang sudah melalui proses pendataan dan verifikasi.
Langkah tersebut menjadi bagian dari program rehabilitasi dan rekonstruksi setelah bencana hidrometeorologi Siklon Senyar melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir November tahun sebelumnya.
Pemerintah menargetkan pembangunan hunian tetap dapat membantu masyarakat kembali memiliki tempat tinggal yang aman dan permanen setelah kehilangan rumah akibat bencana.
Huntap Jadi Harapan Baru Pemulihan Korban Bencana
Kehadiran huntap tidak hanya memberikan bangunan fisik, tetapi juga menjadi simbol pemulihan bagi warga yang terdampak bencana. Rumah baru tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat kembali menata kehidupan dan menjalankan aktivitas sehari-hari.
BNPB bersama pemerintah daerah terus mendorong percepatan pembangunan agar seluruh warga yang membutuhkan dapat segera memperoleh hunian layak.
Dengan adanya rumah yang aman, pemerintah berharap proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan masyarakat Sumbar bisa kembali bangkit setelah menghadapi dampak bencana alam.