Wali Kota Jayapura tegaskan dana otsus harus pro rakyat, fokus pada kesejahteraan dan pembangunan yang nyata bagi masyarakat.
Wali Kota Jayapura menegaskan bahwa penggunaan dana otonomi khusus (otsus) harus berpihak langsung kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan prioritas pada program yang benar-benar meningkatkan kesejahteraan warga.
Dalam pernyataannya, Wali Kota menyampaikan pesan tegas bahwa dana ini bukan sekadar anggaran, tapi alat nyata untuk membangun kota yang lebih sejahtera. Berikut ulasan lengkap hanya ada di NASIB RAKYAT tentang langkah dan strategi penggunaan dana otsus yang pro rakyat menurut Wali Kota Jayapura.
Pernyataan Tegas Wali Kota Jayapura
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menyampaikan pesan kuat dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otonomi Khusus (Otsus) tingkat kota. Ia menegaskan bahwa setiap rupiah dana Otsus harus diprioritaskan untuk kesejahteraan rakyat, terutama masyarakat asli Papua yang menjadi target utama program. Pernyataan ini disampaikan saat menutup Musrenbang Otsus, yang menjadi momen evaluasi perencanaan anggaran pemerintah daerah.
Menurut Rollo, penggunaan dana Otsus tidak boleh sekadar formalitas administratif atau hanya memenuhi kewajiban prosedural. Ia menekankan bahwa dana ini harus dapat dirasakan langsung oleh warga, baik melalui layanan pendidikan, kesehatan, maupun pembangunan infrastruktur desa.
Pesan Wali Kota ini muncul di tengah dinamika alokasi dana Otsus 2026 yang mencapai ratusan miliar rupiah. Di mana penyaluran anggarannya telah mulai dicairkan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penerima di kota tersebut.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Prioritas Untuk Masyarakat Lokal
Rollo menekankan bahwa pelaksanaan program yang dibiayai dari dana Otsus harus menyentuh kehidupan rakyat secara langsung. Menurutnya, dana ini bukan sekadar angka dalam APBD, tetapi alat penting untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat asli Papua, terutama di kota Jayapura.
Ia juga menyebutkan bahwa setiap program harus bersifat terukur, tepat sasaran, dan transparan, sehingga dampaknya dapat terlihat dalam keseharian masyarakat. Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura diminta agar mengutamakan pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta fasilitas dasar masyarakat seperti air bersih dan jalan kampung.
Penggunaan dana Otsus diharapkan tidak lagi menjadi sumber perselisihan atau kebingungan publik, melainkan menjadi bukti nyata komitmen pemerintah terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat Papua. Hal ini sesuai dengan filosofi Otsus sendiri yang dicanangkan untuk mengatasi ketimpangan pembangunan di wilayah timur Indonesia.
Baca Juga:Â Nasib Rakyat Kecil! Bocah SD di Depok Kehilangan Sepeda dari Uang Lebaran
Kolaborasi Dengan BPKP Dan OPD
Sebagai bagian dari tata kelola anggaran yang baik, Pemkot Jayapura juga memperkuat koordinasi dengan pihak pengawas seperti Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Pertemuan antara BPKP Papua dan Wali Kota Jayapura menekankan pentingnya pengawasan yang kuat terhadap penggunaan dana Otsus. Agar setiap program berjalan sesuai aturan dan memberikan hasil yang dirasakan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Rollo menyampaikan bahwa pengawasan APBD dan dana kampung perlu dikolaborasikan untuk memastikan dana Otsus tidak disalahgunakan. Dan benar‑benar dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat di tingkat paling bawah.
Sinergi juga dilakukan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, agar program yang didanai dengan dana Otsus memiliki roadmap yang jelas dan langkah implementasi yang terukur. Hal ini termasuk pelibatan masyarakat dalam perencanaan program agar sesuai kebutuhan lokal.
Tantangan Dan Fokus Prioritas Program
Meski dana Otsus telah dialokasikan dan dicairkan secara bertahap, tantangan tetap ada dalam hal efisiensi, akuntabilitas, dan dampak nyata di lapangan. Seluruh OPD yang menerima dana ini memiliki tanggung jawab besar untuk benar‑benar menghadirkan program yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Plt Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Muchlis Karim, juga menegaskan bahwa tahapan perencanaan harus berbasis data valid. Dan program dijalankan tepat waktu, agar dampaknya maksimal tanpa menyisakan dana Silpa (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran).
Beberapa sektor yang menjadi fokus utama penggunaan dana Otsus antara lain pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi lokal. Dan penyediaan layanan dasar seperti air bersih serta infrastruktur jalan kampung. Tujuannya adalah agar setiap elemen masyarakat dapat merasakan hasil pembangunan secara langsung.
Dampak Nyata Dan Harapan Untuk Masa Depan
Perhatian khusus terhadap penggunaan dana Otsus juga mencerminkan upaya pemerintah dalam menjawab aspirasi masyarakat Papua yang selama ini berharap adanya pemerataan pembangunan. Kebijakan tersebut menunjukkan niat untuk mendorong pemerataan serta peningkatan kualitas hidup masyarakat di berbagai sektor.
Ekspektasi masyarakat terhadap dampak nyata penggunaan dana Otsus cukup tinggi. Publik berharap agar transparansi dan tata kelola dana ini terus diperbaiki. Sehingga manfaatnya benar‑benar dirasakan oleh orang asli Papua dan seluruh warga kota Jayapura.
Wali Kota juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berkomitmen. Untuk memperbaiki tata kelola dana Otsus agar dapat menjadi motor penggerak pembangunan lokal yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan di masa mendatang.
Dapatkan berita viral, trending, tentang rakyat paling menarik lainnya, eksklusif hanya di seputaran NASIB RAKYAT sumber informasi terkini yang selalu terupdate.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari ceposonline.com
- Gambar Kedua dari ceposonline.com