Banjir bandang tiba-tiba menerjang kawasan wisata Curug Cikaso di Kampung Ciniti, Desa Cibitung, Sukabumi, pada Jumat, 22 Mei 2026 sekitar pukul 15.30 WIB.
Banjir bandang tiba-tiba menerjang Curug Cikaso, Sukabumi, pada Jumat, 22 Mei 2026 sekitar pukul 15.30 WIB. Air bah yang datang mendadak membuat suasana berubah menjadi kepanikan. Beberapa pengunjung yang berada di bantaran sungai sempat terseret arus deras sebelum akhirnya berhasil diselamatkan oleh warga dan petugas di lokasi kejadian.
Temukan rangkuman informasi menarik tentang rakyat lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya diĀ NASIB RAKYAT.
Banjir Bandang Datang Tanpa Peringatan
Peristiwa banjir bandang terjadi secara tiba-tiba di kawasan Curug Cikaso. Petugas tollgate Curug Cikaso, Gojal, menyebut kondisi sungai sebelumnya masih sangat normal. Sekitar pukul 15.00 WIB, aliran air tidak menunjukkan tanda-tanda bahaya sama sekali.
Namun, hanya dalam waktu sekitar 30 menit, kondisi berubah drastis. Arus sungai yang semula tenang mendadak menjadi deras dan membawa material lumpur berwarna cokelat pekat. Perubahan cepat ini mengejutkan pengunjung yang sedang berada di sekitar lokasi.
Gojal menegaskan bahwa kejadian tersebut sama sekali tidak dapat diprediksi. Menurutnya, tidak ada indikasi awal yang menunjukkan potensi banjir bandang di kawasan wisata tersebut sebelum air bah datang.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
š„ Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
š² DOWNLOAD SEKARANG
Kepanikan Pengunjung di Bantaran Sungai
Saat banjir bandang terjadi, suasana di Curug Cikaso berubah menjadi sangat mencekam. Rekaman video amatir berdurasi 3 menit 30 detik memperlihatkan arus sungai berbatu yang tiba-tiba berubah menjadi deras dan liar. Air berwarna cokelat pekat mengalir dengan kekuatan besar.
Dalam momen tersebut, terdengar jeritan panik dan takbir bersahutan. Beberapa pengunjung terlihat berusaha bertahan di tengah arus sambil mencari tempat aman. Situasi ini menunjukkan kepanikan luar biasa di lokasi wisata alam tersebut.
Beberapa orang bahkan tampak terombang-ambing di dalam arus sungai. Mereka berjuang keras menahan hempasan air yang deras sambil menunggu pertolongan datang dari warga sekitar.
Baca Juga:Ā Kondisi Mencekam! Banjir Rendam Ribuan Rumah di HST, Warga Mengungsi
Pengunjung Terseret Arus dan Identitas Korban
Dalam insiden ini, sejumlah pengunjung sempat terseret arus deras sungai. Beruntung, kawasan Curug Cikaso saat kejadian tidak sedang dipadati wisatawan. Hal ini sedikit mengurangi potensi jumlah korban yang lebih besar.
Menurut keterangan Gojal, para pengunjung yang terbawa arus merupakan warga dari beberapa daerah. Di antaranya warga Cikalai, Citaritih, serta seorang pelajar dari sekolah kesehatan Ciparay.
Meski sempat terseret arus, seluruh pengunjung berhasil dievakuasi dengan selamat. Gojal memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir bandang yang mengejutkan tersebut.
Proses Evakuasi Berlangsung Dramatis
Upaya penyelamatan berlangsung dalam situasi yang sangat menegangkan. Warga sekitar langsung merespons kejadian dengan cepat setelah melihat pengunjung terseret arus sungai yang deras. Mereka segera bergerak menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi sebelum korban terbawa arus lebih jauh.
Beberapa warga nekat turun ke aliran sungai untuk membantu korban. Sementara itu, sebagian lainnya menurunkan perahu wisata bermesin untuk mengejar pengunjung yang terbawa arus menuju arah hilir sungai.
Gojal menyebut proses evakuasi dilakukan secara gotong royong oleh Balawista, sopir perahu, dan pengunjung lain yang berada di lokasi. Berkat kerja sama tersebut, seluruh korban berhasil diselamatkan ke tempat aman.
Dapatkan berita viral, trending, tentang rakyat paling menarik lainnya, eksklusif hanya di seputaranĀ NASIB RAKYATĀ sumber informasi terkini yang selalu terupdate.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari amp.sukabumiupdate.com
- Gambar Kedua dari jubirtvnews.com