Gempa susulan masih mengguncang Flores setelah gempa M7,7 pada 15 Agustus 2026, dengan BMKG mencatat 4.256 gempa susulan hingga Jumat pagi yang membuat warga tetap waspada.
Getaran berulang tidak hanya membuat warga khawatir, tetapi juga memperparah kerusakan bangunan. Sejumlah rumah kembali roboh ketika gempa susulan mengguncang wilayah terdampak. Kondisi tersebut membuat ribuan warga memilih bertahan di posko pengungsian demi menghindari risiko dari bangunan yang sudah mengalami kerusakan. Simak ulasan lengkapnya dari NASIB RAKYAT.
Ribuan Gempa Susulan Masih Mengguncang Flores
Kepala Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyastama, mengatakan aktivitas gempa masih berlangsung di Pulau Flores. BMKG mencatat gempa susulan dengan kekuatan yang cukup beragam sejak gempa utama terjadi.
Arief menyebut gempa susulan terbesar mencapai magnitudo 6,2, sedangkan yang terkecil berada pada magnitudo 1,1. Dari ribuan gempa yang tercatat, sebanyak 31 gempa memiliki magnitudo di atas 5. Warga juga merasakan 118 gempa susulan.
Meski jumlah dan aktivitas gempa menunjukkan kecenderungan menurun, kondisi tersebut belum berarti getaran akan berhenti dalam waktu dekat. BMKG memperkirakan gempa susulan masih dapat terjadi selama beberapa pekan.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Aktivitas Gempa Mulai Menurun, Tapi Belum Berakhir
Arief menjelaskan grafik aktivitas gempa memperlihatkan penurunan dibandingkan periode awal setelah gempa utama. Namun, masyarakat tetap perlu bersiap karena gempa susulan dapat muncul dengan kekuatan yang berbeda.
“Gempa susulan diperkirakan berlangsung sekitar 3-4 minggu,” kata Arief dalam keterangannya, Jumat.
Perkiraan tersebut membuat warga terdampak harus tetap mengikuti arahan petugas. Mereka juga perlu menghindari bangunan yang mengalami kerusakan karena getaran kecil sekalipun dapat memicu runtuhan pada bagian rumah yang sudah rapuh.
Petugas di lapangan terus mengingatkan warga untuk mengutamakan keselamatan. Warga yang masih tinggal di sekitar rumah rusak sebaiknya menunggu pemeriksaan dan memastikan bangunan aman sebelum kembali beraktivitas di dalamnya.
Baca Juga: Gempa NTT Bikin 1.378 Sekolah Terdampak, 502 di Antaranya Rusak Berat
Rumah Kembali Roboh Saat Warga Sedang Sarapan
Gempa susulan kembali menimbulkan kepanikan di sejumlah wilayah Flores. Felix Tampu, warga Elar, Manggarai Timur, menceritakan bagaimana warga kembali dikejutkan oleh getaran saat berada di sekitar posko.
Felix mengatakan warga baru selesai sarapan dan tengah berbincang di depan posko ketika gempa tiba-tiba mengguncang. Mereka langsung panik setelah melihat bagian atas rumah kembali runtuh.
Peristiwa tersebut menunjukkan kondisi bangunan di sejumlah wilayah masih sangat rentan. Rumah yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat gempa utama dapat mengalami kerusakan tambahan ketika gempa susulan kembali terjadi.
Situasi itu juga membuat warga harus lebih berhati-hati ketika mengambil barang dari rumah. Mereka perlu mempertimbangkan kondisi bangunan dan tidak memaksakan diri masuk jika terdapat retakan besar atau bagian bangunan yang sudah bergeser.
Gempa Pagi Ini Terus Bertambah
Selain ribuan gempa susulan yang sudah tercatat, aktivitas seismik masih berlangsung hingga Jumat pagi. Data BMKG yang diterima detikBali mencatat 14 gempa susulan terjadi di Pulau Flores hingga pukul 05.00 Wita.
Gempa tersebut memiliki kekuatan antara magnitudo 2,7 hingga 3,8. Angka itu berada di luar catatan 4.256 gempa susulan yang sebelumnya masuk dalam pemantauan.
Artinya, warga masih menghadapi kemungkinan munculnya getaran baru sepanjang proses pemulihan berlangsung. Pemerintah daerah dan petugas kebencanaan perlu terus memperbarui informasi agar masyarakat dapat mengambil langkah yang tepat ketika gempa kembali terjadi.
Warga Diminta Tetap Waspada
Rangkaian gempa susulan juga membawa dampak lain bagi kehidupan warga. Puluhan ribu orang mengungsi, sementara ribuan rumah mengalami kerusakan. Sejumlah akses jalan ikut terganggu akibat longsor dan material batu yang menutup jalur.
Di beberapa lokasi, warga juga menemukan tanah yang retak hingga membentuk lubang. Kondisi tersebut menambah risiko bagi masyarakat yang harus berpindah atau mencari kebutuhan di sekitar wilayah terdampak.
Warga sebaiknya mengikuti informasi resmi BMKG dan arahan petugas di lapangan. Ketika gempa terjadi, masyarakat dapat segera menjauh dari bangunan yang berpotensi roboh dan menuju area terbuka yang lebih aman.
Dengan aktivitas gempa yang masih berlangsung, proses pemulihan di Flores membutuhkan kewaspadaan dalam beberapa pekan ke depan. Penurunan aktivitas gempa menjadi kabar positif, tetapi warga tetap perlu bersiap menghadapi kemungkinan gempa susulan sampai kondisi benar-benar stabil.