Gempa Susulan di Flores Belum Berakhir, Ribuan Guncangan Diprediksi Terjadi 3-4 Pekan

Gempa Susulan di Flores Belum Berakhir, Ribuan Guncangan Diprediksi Terjadi 3-4 Pekan Gempa Susulan di Flores Belum Berakhir, Ribuan Guncangan Diprediksi Terjadi 3-4 Pekan
Bagikan

Gempa susulan di Flores terus terjadi usai gempa M7,7 pada 15 Agustus 2026, dengan Stasiun Geofisika Kupang mencatat 3.055 guncangan hingga 19 Agustus.

Gempa Susulan di Flores Belum Berakhir, Ribuan Guncangan Diprediksi Terjadi 3-4 Pekan

Jumlah tersebut membuat warga tetap perlu waspada. Kepala Stasiun Geofisika Kupang Arief Tyastama memperkirakan rangkaian gempa susulan masih dapat muncul selama tiga hingga empat pekan setelah gempa utama. Simak ulasan lengkapnya dari NASIB RAKYAT.

NONTON GRATIS LIVE STREAMING STADIONLIVE NONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

3.055 Gempa Susulan Terjadi dalam Empat Hari

Ribuan guncangan muncul sejak gempa utama melanda Flores pada 15 Agustus. Dari 3.055 kejadian yang tercatat, kekuatan gempa menunjukkan variasi cukup lebar.

Gempa susulan terbesar mencapai magnitudo 6,2, sedangkan yang paling kecil tercatat dengan magnitudo 1,1. Sebanyak 25 gempa memiliki kekuatan di atas magnitudo 5.

Meski jumlahnya mencapai ribuan, sebagian besar guncangan tidak terasa oleh masyarakat. Data Stasiun Geofisika Kupang mencatat hanya 88 gempa susulan yang dapat dirasakan warga.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Aktivitas Gempa Mulai Menurun, Tapi Belum Selesai

Arief Tyastama menjelaskan grafik aktivitas gempa menunjukkan pola penurunan. Kondisi tersebut menjadi tanda bahwa rangkaian gempa mulai mereda setelah gempa utama.

Namun, penurunan aktivitas tidak berarti wilayah Flores langsung terbebas dari guncangan. Gempa susulan masih dapat muncul dalam beberapa pekan mendatang, termasuk dengan kekuatan yang berbeda-beda.

Menurut Arief, rangkaian tersebut kemungkinan berlangsung sekitar tiga sampai empat minggu. Karena itu, masyarakat tetap perlu mengikuti informasi resmi dan tidak mudah percaya pada kabar yang belum jelas sumbernya.

Baca Juga: Jamuan Rakyat di Kalijodo Jadi Sorotan, Gus Ipul Tegaskan Bansos Tak Boleh Dipotong

Gunung Kelimutu Tutup Sementara untuk Wisatawan

Dampak gempa juga memengaruhi sektor pariwisata Flores. Gunung Kelimutu yang terkenal dengan tiga danau berwarna kini menutup kawasan wisata untuk sementara waktu.

Kepala Pos Gunung Kelimutu Vinsensius Tuku mengatakan pihaknya belum dapat memastikan kapan destinasi tersebut kembali menerima pengunjung. Penutupan berlangsung sebagai langkah kehati-hatian setelah rangkaian gempa mengguncang wilayah Flores.

Keputusan tersebut tentu berdampak pada wisatawan yang sudah merencanakan perjalanan ke Ende. Namun, kondisi keselamatan tetap menjadi pertimbangan utama sebelum pengelola membuka kembali kawasan Gunung Kelimutu.

Korban Meninggal Capai 73 Orang

Gempa Flores juga menimbulkan dampak serius bagi masyarakat. Hingga Rabu (19/8/2026) malam, tim SAR mencatat 73 orang meninggal dunia akibat bencana tersebut.

Kepala Kantor SAR Maumere Fathur Rahman menyampaikan angka tersebut masih bersifat sementara. Tim di lapangan terus melakukan penanganan dan pendataan korban di sejumlah wilayah terdampak.

Selain korban meninggal, sebanyak 931 orang mengalami luka berat maupun luka ringan. Para korban tersebar di tujuh kabupaten yang berada di Pulau Flores.

Manggarai Jadi Wilayah dengan Korban Terbanyak

Kabupaten Manggarai mencatat jumlah korban jiwa paling tinggi dengan 27 orang meninggal dunia. Wilayah tersebut juga mencatat 32 korban luka berat dan 104 orang mengalami luka ringan.

Daerah Reo menjadi salah satu lokasi dengan dampak cukup besar. Tim gabungan masih menangani kebutuhan warga serta melakukan pendataan terhadap kerusakan dan korban di wilayah terdampak.

Dengan aktivitas gempa yang masih berlangsung, masyarakat Flores perlu meningkatkan kewaspadaan dalam beberapa pekan ke depan. Warga sebaiknya mengikuti arahan petugas, mengenali lokasi aman, dan segera menjauh dari bangunan atau area yang berpotensi membahayakan ketika guncangan terjadi.