Geger! Gempa M7,7 Guncang Flores NTT, 38 Orang Tewas dan Puluhan Lainnya Terluka

Geger! Gempa M7,7 Guncang Flores NTT, 38 Orang Tewas dan Puluhan Lainnya Terluka Geger! Gempa M7,7 Guncang Flores NTT, 38 Orang Tewas dan Puluhan Lainnya Terluka
Bagikan

Flores, Nusa Tenggara Timur, diguncang gempa M7,7 pada Sabtu (15/8/2026) pagi, dengan 38 orang meninggal dunia dan 13 lainnya mengalami luka-luka.

Geger! Gempa M7,7 Guncang Flores NTT, 38 Orang Tewas dan Puluhan Lainnya Terluka

Guncangan kuat membuat warga panik. Banyak orang langsung keluar rumah untuk mencari tempat yang lebih aman. Sejumlah bangunan juga mengalami kerusakan akibat getaran gempa. Nasib Rakyat akan mengulas kisah dan kondisi masyarakat di balik berbagai peristiwa, mulai dari bencana, kebijakan, persoalan sosial, hingga isu yang menyentuh kehidupan sehari-hari.

NONTON GRATIS LIVE STREAMING STADIONLIVE NONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

Gempa M7,7 Guncang Flores pada Pagi Hari

Gempa terjadi sekitar pukul 05.58 waktu setempat. Data US Geological Survey (USGS) menunjukkan pusat gempa berada di wilayah Flores dengan kedalaman sekitar 10 kilometer.

Kedalaman tersebut membuat guncangan terasa kuat di sejumlah wilayah. Warga yang masih berada di dalam rumah langsung berhamburan keluar ketika gempa mengguncang.

Sejumlah rumah dan bangunan mengalami kerusakan. Tim terkait masih memeriksa kondisi bangunan untuk mengetahui tingkat kerusakan secara menyeluruh.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

38 Orang Meninggal, Belasan Warga Terluka

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sedikitnya 38 orang meninggal dunia. Sebanyak 13 orang lainnya mengalami luka akibat gempa tersebut.

Dari jumlah korban luka, 11 orang mengalami luka ringan. Petugas masih melakukan pendataan di sejumlah lokasi untuk memastikan jumlah korban secara keseluruhan.

Proses asesmen masih berjalan. Karena itu, jumlah korban dan kerusakan dapat berubah seiring petugas menerima laporan dari wilayah terdampak.

Tim penyelamat juga terus bergerak untuk mencari korban yang membutuhkan pertolongan. Penanganan darurat menjadi prioritas setelah gempa kuat mengguncang Flores.

Baca Juga: Prabowo Tegaskan Giant Sea Wall Wajib Dibangun, “Jangan Tunggu Bencana!”

BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Tsunami

Gempa Flores juga sempat memicu peringatan tsunami. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan tersebut untuk sejumlah wilayah.

Petugas kemudian mencabut peringatan setelah memantau kondisi laut. Pemantauan juga terus berlangsung untuk mengantisipasi perubahan situasi setelah gempa utama.

Meski peringatan tsunami sudah berakhir, warga tetap perlu waspada. Masyarakat juga diminta mengikuti informasi dari BMKG dan pemerintah setempat.

Warga sebaiknya tidak langsung kembali ke bangunan yang mengalami kerusakan. Kondisi struktur bangunan perlu mendapat pemeriksaan sebelum masyarakat kembali beraktivitas.

Dua Gempa Susulan Ikut Mengguncang

Gempa utama tidak berhenti begitu saja. Dua gempa susulan turut mengguncang wilayah tersebut setelah gempa M7,7.

Salah satu gempa susulan tercatat memiliki kekuatan magnitudo 6,1. Getaran tambahan membuat sebagian warga memilih bertahan di tempat terbuka.

Sekitar 2.000 warga juga mendapat evakuasi menuju lokasi yang lebih aman. Langkah tersebut bertujuan mengurangi risiko jika gempa susulan kembali terjadi.

Situasi di lapangan masih berkembang. Petugas terus memantau kondisi warga dan bangunan sambil melakukan pendataan kerusakan.

Tim Gabungan Fokus Cari Korban dan Data Kerusakan

Tim penyelamat kini memusatkan perhatian pada pencarian dan pertolongan korban. Mereka juga mendata kerusakan rumah, fasilitas umum, serta infrastruktur yang terdampak.

Otoritas meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Informasi resmi dari pemerintah dan lembaga terkait menjadi rujukan utama selama masa tanggap darurat.

Indonesia sendiri berada di kawasan Cincin Api Pasifik atau Ring of Fire. Wilayah tersebut memiliki aktivitas tektonik dan vulkanik yang tinggi.

Kondisi geografis itu membuat berbagai wilayah Indonesia rawan mengalami gempa. Karena itu, kesiapsiagaan masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadapi bencana.

Saat ini, penanganan di Flores berfokus pada keselamatan warga. Petugas juga terus mencari korban, memeriksa bangunan, serta memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi.